Lampah Hastungkara Warnai Rangkaian Jaya Jayaning Nuswantara ke-6 

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Magetan – Dalam rangka memperingati Jaya Jayaning Nuswantara ke-6, Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggelar kegiatan budaya bertajuk Lampah Hastungkara pada Kamis (25/06/2026).

 

Kegiatan tahunan yang menjadi bagian tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Muharram atau Suro ini dipusatkan di Alun-Alun Magetan sebagai lokasi start dan finish kegiatan, dengan dua rangkaian utama yakni Sidikara Pusaka dan Andum Berkah Bolu Rahayu.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi penyerahan pusaka yang kemudian dikirab oleh para peserta Lampah Hastungkara dengan laku bisu menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah kota Magetan. Prosesi tersebut menjadi simbol perenungan, mawas diri, serta doa bersama demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Ratusan Dosen dari 64 Kampus Gelar PKM Kolaborasi di Desa Wisata Kasomalang Kulon

 

Kegiatan Sidikara Pusaka dilaksanakan di Alun-Alun Magetan sebagai prosesi penyelarasan atau penyatuan doa dan harapan melalui pusaka-pusaka yang dikirab. Sidikara Pusaka menjadi simbol mawas diri dan penghormatan terhadap warisan leluhur.

 

Selanjutnya, rangkaian Andum Berkah Bolu Rahayu digelar di Alun-Alun Magetan dengan membagikan berkah kepada masyarakat sebagai simbol rasa syukur dan harapan akan kehidupan yang ayem tentrem, subur makmur, serta penuh berkah.

Baca Juga :  DPN PPWI Beri Penghargaan Tokoh Kemanusiaan, Momentum Kebangkitan Nasional Menjadi Pemantik Sinergi Pers dan PMI

 

Bupati dan Wakil Bupati Magetan turut membagikan bolu berkah rahayu kepada masyarakat sebagai simbol kebersamaan.

Lampah Hastungkara tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, namun juga wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan dalam melestarikan tradisi dan kearifan lokal agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang,”Pungkasnya.

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat
Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat
Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat
SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin
Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit
Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Galian Batu Putih di Banyumudal Kembali Aktif, Publik: APH Tutup Mata
Banbinsa Koramil Paron Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Paving di Desa Jambangan
Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit

Berita Terbaru