Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Sungai Lukulo, Polres Kebumen Imbau Warga yang Kehilangan Keluarga Melapor

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Polres Kebumen mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, khususnya perempuan, untuk segera mendatangi Polres Kebumen atau RSUD dr. Soedirman Kebumen.

 

Imbauan ini disampaikan menyusul ditemukannya jenazah seorang perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Lukulo, tepatnya di bawah Jembatan Mangir, Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam, Minggu, 19 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, hingga Senin, 20 Juli 2026, identitas korban masih belum diketahui. Karena itu, kepolisian berharap bantuan masyarakat agar proses identifikasi dapat segera dilakukan sehingga keluarga korban dapat segera ditemukan.

 

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, terutama perempuan dengan ciri-ciri yang kami sampaikan, agar segera datang ke Polres Kebumen. Informasi dari masyarakat sangat kami harapkan untuk membantu mengungkap identitas korban,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Baca Juga :  Eko Majlistyawan Bersama Lintas Komunitas: Serah Terima Kunci Bedah Rumah di Krakal dan Jatisari

 

Penemuan jenazah bermula ketika perangkat Desa Wonotirto menerima informasi dari warga tentang sesosok tubuh yang mengapung di Sungai Lukulo. Setelah dipastikan bahwa korban telah meninggal dunia, kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Karanggayam.

 

Menerima laporan itu, personel Polsek Karanggayam bersama Tim Inafis Polres Kebumen, personel Samapta, PMI Kabupaten Kebumen, serta tenaga kesehatan segera mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jenazah dari sungai, kemudian membawa korban ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk pemeriksaan medis.

 

Hasil pemeriksaan menunjukkan korban berjenis kelamin perempuan dengan tinggi badan sekitar 160 sentimeter. Rambut korban hitam lurus dengan panjang sekitar 30 sentimeter. Gigi depan bagian atas sudah tidak ada, sedangkan gigi depan bagian bawah tersisa empat. Di pergelangan tangan kanan ditemukan lebih dari lima gelang karet serta sebuah gelang manik-manik.

Baca Juga :  Pengaduan Dugaan Penghinaan ke Siber Polda Jateng, Korban: Desak Segera ada Kepastian Hukum

 

Saat ditemukan, korban mengenakan sembilan lapis pakaian. Di antaranya jas hujan berwarna hijau, daster batik hijau bermotif bunga, kemeja kotak-kotak kuning, kaus hitam bertuliskan “Wrangler”, kaus hitam bergambar bunga, daster hitam bermotif bunga emas, kaus kuning bertuliskan “Boomble bee”, hem bergaris abu-abu, daster bergaris merah, serta hem batik berwarna cokelat.

 

Berdasarkan pemeriksaan medis, jenazah telah mengalami pembusukan dan diperkirakan meninggal lebih dari tiga hari sebelum ditemukan. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam, benda tumpul, maupun bekas jeratan pada leher.

 

Dari keterangan saksi, sekitar sepekan sebelum penemuan jenazah, warga sempat melihat seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan kejiwaan berada di sekitar Desa Wonotirto. Dugaan sementara, korban terpeleset saat melintas di sekitar Jembatan Mangir dan jatuh ke Sungai Lukulo. Namun demikian, kepolisian menegaskan dugaan tersebut masih dalam penyelidikan dan belum dapat disimpulkan sebagai penyebab pasti kematian.

Baca Juga :  Transparansi dan Pembangunan Tepat Sasaran, Warga Karanggintung Gandrungmangu Apresiasi Pemdes dan TPK

 

Polres Kebumen berharap masyarakat turut membantu proses identifikasi dengan menyebarluaskan informasi ini. Bagi siapa pun yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut atau memiliki informasi yang dapat membantu mengungkap identitas korban, diimbau segera menghubungi Polres Kebumen atau datang langsung ke RSUD dr. Soedirman Kebumen.

 

Semakin cepat identitas korban diketahui, semakin cepat pula jenazah dapat diserahkan kepada pihak keluarga. Polres Kebumen memastikan setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari proses penyelidikan.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Penanganan Kasus Satu Bulan Disorot, Pelaku Kabur ke NTB, Polisi Diam
AKBP Rachmad C. Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama ke Klaten
Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun
Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Digelar Tiga Hari, Polres Kebumen Perkuat Kesiapan Personel
Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Topik Utama, Polres Blora Gandeng RPPAI Pusat
Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku
Babinsa Bringin Kawal Distribusi Air Bersih untuk Warga Kenongorejo yang Dilanda Kekeringan
Api Lahap Lahan Tebu di Patihan, Petugas Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Penanganan Kasus Satu Bulan Disorot, Pelaku Kabur ke NTB, Polisi Diam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:17 WIB

AKBP Rachmad C. Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama ke Klaten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Digelar Tiga Hari, Polres Kebumen Perkuat Kesiapan Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku

Berita Terbaru