Jelang Ramadhan, Tim Gabungan Garuk 15 Pasangan Mesum di Kos-kosan dan Hotel Cilacap 

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Cilacap – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cilacap bersama tim gabungan menggelar operasi penertiban besar-besaran bertajuk “Grebegan” di sejumlah rumah kos dan hotel di wilayah Kabupaten Cilacap.

 

Operasi yang berlangsung selama dua hari, mulai Minggu (15/2/2026) hingga Senin (16/2/2026), berhasil mengamankan sedikitnya 15 pasangan bukan suami istri.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap Rohman M.Si, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Cipta Kondisi menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Tim gabungan yang terlibat terdiri dari unsur Satpol PP, Polresta Cilacap, Kodim 0703 Cilacap, serta Polisi Militer (Subdenpom).

Baca Juga :  Rapat FLLAJ Polres Madiun Kota Siapkan Rekayasa Lalin Lebaran 2026

 

 

Operasi Penertiban dimulai pada Minggu malam pukul 23.00 WIB dengan menyisir wilayah Kecamatan Kroya dan Cilacap Kota. Di hari pertama, petugas berhasil menjaring 7 pasangan dari kedua lokasi tersebut.

 

Penyisiran dilanjutkan pada hari kedua, Senin (16/2/2026), menyasar wilayah Cilacap Barat meliputi Kecamatan Kedungreja, Sidareja, dan Majenang. Dari hasil penyisiran di titik-titik tersebut, petugas kembali mengamankan pasangan muda-mudi yang tidak dapat menunjukkan bukti pernikahan yang sah:

Baca Juga :  Cemburu Berujung Pidana, Sebarkan Rekaman VCS Mantan Pacar, Polres Ngawi Amankan Pria Blitar

 

Kecamatan Kedungreja: 4 pasangan

 

Kecamatan Sidareja: 3 pasangan

 

Kecamatan Majenang: 1 pasangan (meski mengaku nikah siri, tetap dibawa untuk pembinaan)

 

Proses Pembinaan

Total 15 pasangan yang terjaring kemudian digelandang ke Kantor Satpol PP Kabupaten Cilacap untuk dilakukan pendataan dan pembinaan intensif. Mereka diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

 

“Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan kekhusyukan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Baca Juga :  Tanamkan Disiplin Sejak Dini,Siswa SDN Pangongangan Antusias Ikuti Edukasi oleh Satlantas Polres Madiun Kota

 

Kami ingin memastikan kos-kosan tidak disalahgunakan menjadi ajang maksiat atau prostitusi,” ujar perwakilan tim gabungan.

 

Apresiasi dari Masyarakat

 

Langkah tegas ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan organisasi profesi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Jawa Tengah.

 

Masyarakat berharap operasi serupa tidak hanya dilakukan menjelang Ramadan, tetapi dirutinkan demi menjaga ketertiban umum di wilayah hukum Kabupaten Cilacap.

 

(BUYUNG/SND)

Berita Terkait

Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat
Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat
Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat
SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin
Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit
Banbinsa Koramil Paron Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Paving di Desa Jambangan
Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola
Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit

Berita Terbaru