Ahli Waris Kaget SHM Berpindah Nama, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Magetan – Polemik peralihan hak atas sebidang tanah di Kabupaten Magetan mencuat ke ranah hukum. Keluarga almarhumah Sulastri melalui kuasa hukumnya, Muhammad Ridlwan, resmi melaporkan dugaan pemalsuan dokumen ke Polres Magetan.

 

Laporan tersebut berkaitan dengan terbitnya Akta Jual Beli (AJB) yang diduga menjadi dasar perubahan nama Sertipikat Hak Milik (SHM) dari Sulastri ke Budi Sucipto. Pihak keluarga menilai terdapat kejanggalan serius dalam dokumen tersebut.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ridlwan menjelaskan, AJB tercatat bertanggal 6 Agustus 2025. Sementara itu, Sulastri diketahui telah meninggal dunia pada 22 Juli 2025.

Baca Juga :  Polres Ngawi Cek SPPG Polri III, Pastikan Pelaksanaan MBG Berjalan Optimal

 

“Secara hukum, orang yang sudah meninggal tidak mungkin melakukan perbuatan hukum, termasuk menandatangani AJB,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

 

Dari dokumen tersebut, lanjutnya, sertipikat tanah kemudian diduga dialihkan kepemilikannya melalui proses yang disebut melibatkan notaris/PPAT.

 

Kasus ini berawal dari hubungan utang piutang antara almarhumah dan Budi Sucipto. Sulastri disebut meminjam uang sebesar Rp50 juta dengan jaminan sertipikat tanah. Namun, dana yang diterima tidak utuh karena adanya potongan dan kewajiban pelunasan di bank, sehingga uang riil yang diterima hanya sekitar Rp25 juta.

 

Dalam perjalanannya, Sulastri sempat melakukan pembayaran secara angsuran sebelum akhirnya meninggal dunia. Setelah itu, keluarga berinisiatif melunasi sisa kewajiban. Namun mereka justru mendapati adanya perubahan nilai utang yang melonjak dari Rp50 juta menjadi Rp70 juta, bahkan disebut mencapai Rp154 juta setelah ditambah bunga dan beban lainnya.

Baca Juga :  Rakor Lintas Sektoral Antisipasi Gangguan Kamtibmas Digelar di Kebumen, Petasan hingga Balap Liar Jadi Sorotan

 

Keluarga mempertanyakan dasar perhitungan tersebut, mengingat jumlah pinjaman awal yang diterima tidak sesuai dengan nominal yang tercatat.

 

Upaya penyelesaian juga telah dilakukan keluarga pada 29 Juli 2025, atau sepekan setelah Sulastri meninggal dunia. Namun dalam proses itu, mereka justru mengetahui bahwa sertipikat tanah telah beralih nama.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran

 

Pihak ahli waris menegaskan tidak pernah melakukan transaksi jual beli, tidak menandatangani dokumen apapun, maupun memberikan persetujuan atas pengalihan hak tersebut. Karena itu, mereka menduga telah terjadi perbuatan melawan hukum.

 

Atas dasar tersebut, laporan resmi dilayangkan ke Polres Magetan dengan sangkaan pemalsuan surat dan/atau penggunaan surat palsu.

 

Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut perkara ini secara menyeluruh, termasuk menelusuri proses penerbitan AJB dan peralihan sertipikat, guna memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi ahli waris.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo
Angin Kencang Api Cepat Menjalar, Personel Koramil Dagangan, Dengan Sigap Membantu Pemadaman Kebakaran
Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum
Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas
Replik Pemohon: Praperadilan Jadi Ruang Menguji Argumentasi Hukum
Tim Kuasa Hukum Pemohon Sampaikan Replik dalam Sidang Ketiga Praperadilan di Pati
Erosi Menggerus Sawah, Warga Kemangguan Desak Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Sungai Luk Ulo
Jawaban 20 Halaman Polresta Pati Disorot: Kuasa Hukum H. Utomo Sebut Inti Gugatan Tak Dijawab
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Angin Kencang Api Cepat Menjalar, Personel Koramil Dagangan, Dengan Sigap Membantu Pemadaman Kebakaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Replik Pemohon: Praperadilan Jadi Ruang Menguji Argumentasi Hukum

Berita Terbaru