Kerja Bakti Pasca Longsor, Polisi dan Warga Kutowinangun Bersihkan Material Tanah

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Kebumen — Sehari setelah peristiwa longsor yang menimpa dua rumah di Kecamatan Kutowinangun, jajaran Polsek Kutowinangun bersama unsur pemerintah dan warga menggelar kerja bakti, Rabu, 4 Maret 2026. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai.

 

Diungkapkan Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, kerja bakti dilakukan sebagai tindak lanjut atas kejadian tanah talud longsor yang mengenai tepi dinding rumah milik Mad Ruslan, warga Dukuh Penajung RT 02 RW 01, Desa Tunjungseto, Selasa malam, 3 Maret 2026. Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

 

Kapolsek Kutowinangun Khusen Martono memimpin langsung kegiatan tersebut. Hadir dalam kegiatan itu Camat Kutowinangun, perwakilan BPBD Kabupaten Kebumen, personel Koramil 09/Kutowinangun, pemerintah desa, serta sekitar 20 warga setempat.

 

Material tanah yang menimpa bagian tepi rumah Mad Ruslan diangkut dan disingkirkan secara manual. Polisi dan warga bekerja bersama membersihkan sisa longsoran agar tidak membahayakan bangunan maupun penghuni di sekitarnya.

 

“Kerja bakti ini bagian dari respons cepat agar dampak longsor tidak meluas. Kami juga mengedukasi warga untuk tetap waspada, mengingat curah hujan masih cukup tinggi,” ujar Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Baca Juga :  Polisi Evakuasi ODGJ yang Mengamuk di Adimulyo, Sempat Ancam Warga dengan Senjata Tajam

 

Selain di Desa Tunjungseto, kegiatan serupa juga dilakukan di Desa Triwarno. Tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, Koramil, BPBD, pemerintah desa, dan warga membersihkan puing serta material tanah dan batu yang menimpa area sekitar rumah milik Dimas, 26 tahun, warga Dukuh Grebeg RT 02 RW 04.

 

Dalam kejadian di Triwarno, material longsor tidak sampai merusak bangunan rumah. Namun petugas mengingatkan potensi longsor susulan apabila hujan lebat kembali terjadi dan material tidak segera ditangani.

Baca Juga :  Polres Madiun Kota Kawal Rombongan Arus Balik Gratis, Warga Sampaikan Terima Kasih

 

Diungkapkan Kapolsek Kutowinangun AKP Khusen Martono, kegiatan kerja bakti tersebut merupakan bentuk kehadiran aparat di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Menurutnya, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk penanganan lanjutan, termasuk pengajuan bantuan material bangunan seperti pasir dan semen melalui BPBD Kabupaten Kebumen.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

 

Polres Kebumen mengimbau warga di wilayah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan dengan intensitas tinggi.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

 

(SND)

Berita Terkait

Hadirkan Rasa Aman, Polres Kebumen Gelar Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah
PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung
Pengamanan Khidmat Jumat Agung, Polres Magetan Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ibadah Umat Nasrani
Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran
Skandal Rp1,9 Miliar di Pegadaian, Aktivis Tekan Usut Tuntas Tanpa Ampun
Polres Kebumen Amankan Kebaktian Jumat Agung, Ratusan Jemaat Beribadah dengan Kondusif
Polres Ngawi Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Paskah Aman dan Kondusif
Pasca Lebaran 2026, Satgas Pangan Polres Magetan Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Aman
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 14:43 WIB

Hadirkan Rasa Aman, Polres Kebumen Gelar Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah

Sabtu, 4 April 2026 - 14:22 WIB

PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung

Sabtu, 4 April 2026 - 14:19 WIB

Pengamanan Khidmat Jumat Agung, Polres Magetan Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ibadah Umat Nasrani

Sabtu, 4 April 2026 - 09:53 WIB

Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran

Sabtu, 4 April 2026 - 01:18 WIB

Skandal Rp1,9 Miliar di Pegadaian, Aktivis Tekan Usut Tuntas Tanpa Ampun

Berita Terbaru