May Day 2026: Ketua PPWI Kebumen Tegas—Buruh Bukan Alat Produksi, Tapi Pahlawan Pembangunan yang Wajib Dilindungi

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 kembali mengingatkan publik pada satu realitas yang tak bisa diabaikan: buruh masih menjadi tulang punggung ekonomi, namun belum sepenuhnya mendapatkan perlindungan dan penghargaan yang setara dengan kontribusinya.

 

Ketua PPWI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kebumen, Sunardi, menyampaikan pernyataan tegas terkait posisi buruh dalam pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa buruh bukan sekadar alat produksi, melainkan pilar utama yang menopang keberlangsungan ekonomi bangsa.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Buruh adalah pahlawan pembangunan. Mereka bukan alat produksi yang bisa diperlakukan semena-mena. Mereka harus dihormati, dilindungi, dan dijamin hak-haknya,” tegas Sunardi, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga :  Instruksi Tegas Ketua MPC PP Cilacap: Satu Komando Bersama Polri, Dilarang Keras Aksi Sepihak!

 

Realita Buruh: Kontribusi Besar, Perlindungan Masih Jadi Sorotan

 

Dalam keterangannya, Sunardi menyoroti masih adanya tantangan yang dihadapi para pekerja, mulai dari isu kesejahteraan, kepastian kerja, hingga perlindungan hukum. Ia menilai, meski peran buruh sangat vital, perhatian terhadap hak-hak mereka perlu terus diperkuat.

 

Menurutnya, buruh tidak hanya berperan dalam sektor industri, tetapi juga menjadi penggerak utama ekonomi keluarga dan masyarakat luas. Oleh karena itu, keadilan dalam hubungan kerja harus menjadi prioritas bersama.

 

“Tidak boleh ada lagi praktik yang merugikan buruh. Setiap pekerja berhak atas kondisi kerja yang layak dan perlakuan yang manusiawi,” lanjutnya.

 

Seruan Keras: Hentikan Praktik Merugikan Buruh

Baca Juga :  Kapolres Kebumen Apresiasi 24 Personel, Soroti Bahaya Penyalahgunaan AI

 

Momentum May Day, lanjut Sunardi, harus dimaknai sebagai titik evaluasi. Ia menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun pelaku usaha, untuk memastikan tidak ada praktik yang berpotensi merugikan pekerja.

 

Ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kebijakan ketenagakerjaan serta implementasi perlindungan yang benar-benar dirasakan oleh buruh di lapangan.

 

“Eksploitasi, diskriminasi, dan perlakuan tidak adil harus dihentikan. Buruh berhak mendapatkan keadilan, bukan sekadar janji,” ujarnya.

 

Ajakan Membangun Sistem Kerja yang Berkeadilan

 

Lebih lanjut, Sunardi mengajak semua pihak untuk membangun sistem ketenagakerjaan yang sehat dan berkeadilan. Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis hanya dapat tercipta jika ada keseimbangan antara kepentingan pekerja dan perusahaan.

Baca Juga :  Polres Kebumen Imbau Wisatawan JWA Gunakan Pelampung

 

Ia juga mengingatkan bahwa kesejahteraan buruh akan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi secara luas.

 

“Lingkungan kerja yang aman, sehat, dan adil bukan hanya kebutuhan buruh, tapi juga fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” jelasnya.

 

May Day sebagai Momentum Perubahan Nyata

 

Menutup pernyataannya, Sunardi berharap peringatan Hari Buruh tidak berhenti pada seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum untuk mendorong perubahan nyata dalam perlindungan tenaga kerja.

 

“May Day harus menjadi pengingat bahwa buruh adalah pilar bangsa. Sudah saatnya penghormatan itu diwujudkan dalam kebijakan dan tindakan nyata,” pungkasnya.

 

(Redaksi)

Berita Terkait

Di Tengah Himpitan Ekonomi, Win Suwarto Tawarkan “Win-Win Solution” SEMUA BISA LUNAS UTANG
Ribuan Pesepeda Padati Bhayangkara Go-Fest 2026, Polres Ngawi Pererat Kedekatan dengan Warga
Seruan Wilson Lalengke di Forum Keamanan Militer Global: Penghentian Konflik Rusia-Ukraina adalah Keharusan
Buntut Intimidasi Ruang Redaksi, Wilson Lalengke Seret Kuasa Hukum Martin Tampubolon ke Mabes Polri
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polres Magetan Peduli Lingkungan Lewat Penanaman Pohon
Denny Caknan Siap Meriahkan SiNARENGAN 2026, Polres Ngawi Ajak Warga Nikmati Hiburan dan Layanan Publik Gratis
Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Mesin TPS3R di Wonosobo, Tim KJN Desak Investigasi Mendalam
Demi Akses Semakin Mudah, Dandim 0804/Magetan Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Ginuk
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:21 WIB

Di Tengah Himpitan Ekonomi, Win Suwarto Tawarkan “Win-Win Solution” SEMUA BISA LUNAS UTANG

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:45 WIB

Ribuan Pesepeda Padati Bhayangkara Go-Fest 2026, Polres Ngawi Pererat Kedekatan dengan Warga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:57 WIB

Seruan Wilson Lalengke di Forum Keamanan Militer Global: Penghentian Konflik Rusia-Ukraina adalah Keharusan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:50 WIB

Buntut Intimidasi Ruang Redaksi, Wilson Lalengke Seret Kuasa Hukum Martin Tampubolon ke Mabes Polri

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:04 WIB

Denny Caknan Siap Meriahkan SiNARENGAN 2026, Polres Ngawi Ajak Warga Nikmati Hiburan dan Layanan Publik Gratis

Berita Terbaru