Ratusan Warga Sayutan Datangi DPRD Magetan, Minta Tambang CV. Persada Tunggal Abadi Ditutup

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Magetan – Ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, mendatangi Kantor DPRD Magetan, Rabu (3/6/2026), untuk menyampaikan penolakan terhadap aktivitas tambang galian C milik CV Persada Tunggal Abadi.

 

Dalam aksi tersebut, warga menggelar orasi dan membawa sejumlah spanduk penolakan. Mereka khawatir aktivitas tambang akan berdampak pada kelestarian lingkungan serta merusak jalan lingkungan yang selama ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

 

Menanggapi aspirasi tersebut, DPRD Magetan menggelar audiensi dengan menghadirkan warga, pihak perusahaan, dan OPD terkait.

 

Plt Ketua DPRD Magetan, Suyatno, mengatakan hasil pertemuan menghasilkan kesepakatan untuk membentuk tim gabungan yang akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi tambang.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, menjelaskan bahwa operasional tambang untuk sementara waktu belum diperbolehkan berjalan hingga tim dari pemerintah daerah, DPRD, dan Inspektorat Tambang melakukan verifikasi lapangan.

Baca Juga :  Negara Hadir untuk Rakyat, Dandim Ngawi Bersama Forkopimda Ikuti Launching Jembatan Garuda dan Air Bersih Nasional

 

“Tambang belum beroperasi sampai ada kajian dan hasil pengecekan lapangan,” ujarnya.

 

Perwakilan warga Sayutan, Sujiran, menegaskan masyarakat menolak penggunaan jalan lingkungan RT 5 dan RT 6 sebagai jalur keluar masuk kendaraan tambang karena dikhawatirkan merusak jalan dan mengganggu aktivitas warga maupun pelajar.

Baca Juga :  Diganjar Dua Penghargaan Kapolri, Polres Magetan Konsisten Bangun Zona Integritas dan Pelayanan Prima

 

Selain itu, warga juga meminta aktivitas tambang dihentikan demi menjaga kelestarian lingkungan di kawasan lereng Gunung Blego.

 

Audiensi ditutup dengan kesepakatan bahwa aktivitas tambang dihentikan sementara hingga proses verifikasi lapangan selesai dilakukan.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Banbinsa Koramil Paron Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Paving di Desa Jambangan
Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran
Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola
Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata
Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo
Angin Kencang Api Cepat Menjalar, Personel Koramil Dagangan, Dengan Sigap Membantu Pemadaman Kebakaran
Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum
Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Banbinsa Koramil Paron Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Paving di Desa Jambangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo

Berita Terbaru