Galian Tanah KDMP di Jogomulyo Marak Dijual-belikan ke Warga

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Kebumen – Galian tanah yang diperuntukkan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, marak dijual-belikan ke masyarakat sekitarnya. Praktik ini diduga melibatkan beberapa oknum yang berada di lokasi galian tanah.

 

Salah satu warga sekitar, PN, mengaku telah membeli galian tanah tersebut untuk digunakan sebagai urugan rumah yang baru dibangun.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Benar, saya beli tanah urug untuk digunakan urugan rumah yang baru dibangun,” terang PN saat dikonfirmasi tim media, Jumat (20/02/2026).

Baca Juga :  Polres Kebumen Gelar Apel Kesiapsiagaan Kamtibmas, Peralatan Taktis dan Kendaraan Dicek

Lanjut, PN tidak mengetahui bahwa tanah urug yang dibelinya itu berasal dari proyek KDMP.

 

“Tanah itu dari KDMP atau yang lain saya tidak tau menahu, intinya saya butuh urugan datang saya bayar,” lanjutnya.

 

Sementara itu warga lainnya, AD, membenarkan adanya galian tanah di Desa Jogomulyo. Menurutnya, tanah itu sebenarnya untuk KDMP, tapi banyak yang keluar untuk dijual-belikan ke masyarakat.

 

“Memang benar ada galian tanah di Desa Jogomulyo. Setahu saya tanah yang seharusnya untuk KDMP malah banyak dijual-belikan ke warga sekitar yang membutuhkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Operasi Pekat Candi II 2026, Polres Kebumen Ungkap Tujuh Kasus Narkoba Selama 20 Hari

 

AD juga menambahkan, bahwa tanah itu dijual keluar dengan kisaran harga Rp 100-300rb/rit/truk, dengan dalil 100rb dibagi 2, masuk khas desa Rp 50 ribu dan Rp 50 ribu digunakan untuk uang makan+rokok tukang klebet jalan dan operator alat berat yang mengkoordinir di lapangan.

 

“Hasil dari penjualan tanah urug untuk sopir armada dump truk Rp 200 ribu, kas desa Rp 50 ribu, dan yang Rp 50 ribu lagi digunakan untuk beli makanan minuman serta rokok orang-orang yang dilapangan,” tambahnya.

 

Sopir dump truk, PR, mengakui bahwa alat berat di lokasi galian tanah digunakan untuk KDMP. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya sering mengangkut tanah urug ke masyarakat sekitarnya.

Baca Juga :  Spesialis Curanmor di Area Persawahan Di Bekuk, Polres Magetan Amankan Pelaku dan Barang Bukti

 

“Sebenarnya alat berat disana digunakan untuk KDMP, tapi memang dari pihak koordinator sering jual tanah urugan ke warga sekitar,” jelasnya.

 

PR menambahkan, terkait hasilnya dari pengiriman tanah ke warga sekitar akan dibagi rata antara pengurus lapangan, sopir, dan oknum yang berjaga di lokasi.

 

“Uangnya akan dibagi rata, antara sopir, koordinator nya, dan oknum yang berjaga disana,” pungkasnya.

 

 

(SND)

Berita Terkait

Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat
Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat
Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat
SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin
Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit
Banbinsa Koramil Paron Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Paving di Desa Jambangan
Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola
Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit

Berita Terbaru