Polres Kebumen Dituding Tebang Pilih Terhadap Wadah Organisasi Insan Pers?

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Kebumen – Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia Dewan Pimpinan Cabang (PPWI DPC) Kebumen, Sunardi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Polres Kebumen yang terkesan tebang pilih dalam mengundang wadah organisasi insan pers untuk acara buka bersama.

 

Menurut Sunardi, acara tersebut seharusnya menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi antara aparat kepolisian dengan insan pers, namun malah terkesan eksklusif dan hanya mengundang wadah organisasi tertentu.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Perihal adanya kegiatan yang dilaksanakan aparat kepolisian terkesan tebang pilih terhadap wadah organisasi insan pers yang berada di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah,” terang ketua PPWI DPC Kebumen, Rabu (04/03)2026).

 

“Kami merasa tidak puas dengan sikap Polres Kebumen yang hanya mengundang satu wadah organisasi saja, padahal ada beberapa wadah organisasi insan pers di Kebumen seperti PPWI dan PWRI,” lanjut Sunardi.

Baca Juga :  Emak-Emak Lawan Bus Ngeblong, Kini Resmi Jadi Duta Lalu Lintas 2026 Polres Magetan

 

Sunardi mempertanyakan mengapa Polres Kebumen hanya mengundang wadah organisasi PWI saja, sementara wadah organisasi lain seperti PPWI dan PWRI tidak diundang.

 

“Kami merasa tidak dihargai dan tidak diakui oleh Polres Kebumen. Kami adalah bagian dari insan pers yang juga berhak untuk diundang dan berpartisipasi dalam acara tersebut,” imbuhnya.

 

Sunardi juga mengingatkan bahwa sebelumnya, Kapolres Kebumen sebelumnya, AKBP Eka Baasith Syamsuri, telah menjanjikan untuk menyetarakan seluruh wadah organisasi insan pers di Kebumen.

 

“Kami pernah mengikatkan diri dengan Kapolres Kebumen sebelumnya untuk menyetarakan seluruh wadah organisasi insan pers, tapi ternyata tidak ditepati,” ujarnya.

 

Kemudian Sunardi mempertanyakan kesetaraan yang pernah dijanjikan oleh Kapolres Kebumen sebelumnya.

 

“Lalu kesetaraan itu tidak ditunjukkan oleh Polres Kebumen. Menurut saya, ini sangat menciderai independensi terhadap wadah organisasi insan pers lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Tiga Pemotor Tewas Tertabrak KA Taksaka Setelah Terobos Palang Pintu Perlintasan Karanganyar

 

Sunardi berharap Polres Kebumen dapat menunjukkan kesetaraan insan pers yang pernah dijanjikan.

 

“Kapan Polres Kebumen akan menunjukkan kesetaraan insan pers yang pernah dijanjikan? Kami berharap Polres Kebumen dapat memperbaiki sikapnya dan tidak tebang pilih dalam mengundang wadah organisasi insan pers,” tutup Sunardi.

 

Dengan adanya kejadian ini, Sunardi berharap agar Polres Kebumen dapat lebih terbuka dan inklusif dalam mengundang wadah organisasi insan pers, serta menunjukkan kesetaraan dan penghargaan terhadap semua insan pers di Kebumen.

 

Pertanyaan untuk Kapolres Kebumen:

 

1. Apa alasan Polres Kebumen hanya mengundang satu organisasi dalam undangan buka bersama insan pers, sedangkan ada wadah pers lain seperti PPWI dan PWRI di Kebumen?

Baca Juga :  Polres Kebumen Amankan 20 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Menangis dan Bersujud Minta Maaf kepada Orang Tua

2. Apakah Polres Kebumen tidak mengakui atau tidak menghargai wadah pers lainnya?

3. Mengapa undangan buka bersama insan pers hanya ditujukan kepada wadah organisasi tertentu saja, apakah ini berarti bahwa organisasi tersebut adalah satu-satunya wadah pers yang diakui oleh Polres Kebumen?

4. Bagaimana Polres Kebumen menjelaskan keputusan ini kepada wadah organisasi pers lain yang merasa diabaikan atau tidak dihargai?

5. Apakah Polres Kebumen akan mempertimbangkan untuk mengundang semua wadah pers di Kebumen dalam acara-acara ke depan untuk menunjukkan kesetaraan dan penghargaan terhadap semua insan pers?

 

Sebagai Informasi Publik.

Sampai berita ini diterbitkan dari Polres Kebumen belum memberikan keterangan atau penjelasan apapun kepada tim media.

 

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

APH Pembiaran? Dugaan Aktivitas Tambang Batu Tanpa Izin di Kalirancang Jadi Sorotan
Polres Kebumen Gelar Patroli Malam, Antisipasi Knalpot Brong dan Balap Liar
Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat
Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat
Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat
SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin
Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit
Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Galian Batu Putih di Banyumudal Kembali Aktif, Publik: APH Tutup Mata
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:13 WIB

APH Pembiaran? Dugaan Aktivitas Tambang Batu Tanpa Izin di Kalirancang Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Polres Kebumen Gelar Patroli Malam, Antisipasi Knalpot Brong dan Balap Liar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat

Berita Terbaru