Hujan Lebat Picu Longsor di Buayan, Polres Kebumen Pasang Garis Polisi

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Buayan memicu tanah longsor di Dukuh Kaum, Desa Karangbolong. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian badan jalan desa ambles dan tak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat.

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah hujan turun sejak sore hari.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Curah hujan tinggi menyebabkan struktur tanah tidak kuat menahan beban, sehingga terjadi longsor,” ujar Kapolres Kebumen, Jumat pagi, 27 Maret 2026.

Baca Juga :  Polres Ngawi Amankan Kepulangan 484 Jamaah Haji, Berlangsung Aman dan Lancar

 

Dari hasil pendataan di lokasi yang dilakukan Polsek Buayan, longsor menggerus jalan desa sepanjang kurang lebih 8 meter, dengan lebar 3 meter dan tinggi sekitar 2 meter. Separuh badan jalan hilang, sehingga akses kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan kehati-hatian tinggi.

 

Baca Juga :  Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati "Starling" Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan

Dua warga setempat, Marimin dan Watini, menyebut hujan turun cukup deras dan berlangsung lama sebelum longsor terjadi.

 

Setelah kejadian itu, polisi bersama perangkat desa dan warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polsek Buayan memasang garis polisi di area terdampak guna mencegah kecelakaan, serta melakukan pendataan kerusakan dan keterangan saksi.

 

“Langkah ini dilakukan untuk mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada korban kecelakaan pasca longsor,” kata Kapolres.

Baca Juga :  Mudik Aman, Polres Magetan Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis Selama Libur Lebaran 2026

 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 7 juta, terutama akibat kerusakan badan jalan desa.

 

Hingga kini, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Pemerintah desa bersama pihak terkait direncanakan akan melakukan penanganan lanjutan agar akses jalan kembali normal.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!
Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?
Lawan Kriminalisasi Ko Ilma Fiela Sari, Koalisi Organisasi Perempuan Mengadu ke Komnas Perempuan
Babinsa Koramil 10/Sine dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Ploso Kerep
Desa Trimulyo Menatap Masa Depan: Among Pribadi Siap Lanjutkan Pengabdian Periode Kedua
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:42 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?

Berita Terbaru