Kapolres Kebumen Silaturahmi dengan HNSI, Bahas Stabilitas Kamtibmas Pesisir

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen — Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melakukan silaturahmi dengan Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Kebumen. Pertemuan berlangsung di Kantor Sekretariat HNSI Desa Logending, Kecamatan Ayah, mulai pukul 11.15 hingga 12.30 WIB, Senin 4 Mei 2026.

 

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Kebumen, Kapolsek Ayah, Ketua HNSI Kebumen Lusimin, serta perwakilan pengurus dan anggota HNSI setempat. Pertemuan itu fokus membahas penguatan koordinasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah pesisir.

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan peran aktif HNSI selama ini. Ia menilai sinergi antara kepolisian dan komunitas nelayan menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama di tengah dinamika situasi global yang terus berkembang.

 

“Kami berharap DPC HNSI Kabupaten Kebumen dapat terus berdampingan dengan Polres Kebumen untuk menjaga situasi kamtibmas, khususnya di wilayah pesisir agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Baca Juga :  17 Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Jalani Latihan Kerja di Polres Kebumen

 

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan. Menurutnya, berbagai potensi permasalahan, termasuk yang dipengaruhi situasi nasional maupun global, dapat diantisipasi lebih dini melalui kerja sama yang solid antara kepolisian dan masyarakat.

 

Sementara itu, Ketua HNSI Kabupaten Kebumen Lusimin menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menyebut para nelayan di kawasan Logending hingga Pantai Rowo selama ini aktif berkoordinasi dengan jajaran Polairud maupun Polres Kebumen dalam menjalankan aktivitas.

Baca Juga :  LSM PAKAR Tapanuli Selatan Desak KPK Periksa Bupati Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR BI–OJK

 

Terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), Lusimin memastikan kondisi masih aman. Para nelayan, kata dia, menggunakan BBM subsidi, dan stok di dua SPBUN di wilayah tersebut masih mencukupi. “Tidak ada kendala berarti terkait BBM bagi nelayan saat ini,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan komitmen HNSI untuk ikut menjaga situasi kamtibmas di lingkungan nelayan agar tetap kondusif. Kolaborasi itu akan terus diperkuat sehingga kemitraan antara kepolisian dan elemen masyarakat bisa terus terjalin.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!
Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?
Lawan Kriminalisasi Ko Ilma Fiela Sari, Koalisi Organisasi Perempuan Mengadu ke Komnas Perempuan
Babinsa Koramil 10/Sine dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Ploso Kerep
Desa Trimulyo Menatap Masa Depan: Among Pribadi Siap Lanjutkan Pengabdian Periode Kedua
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:42 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?

Berita Terbaru