Gedor Kemandirian Ekonomi, Pemdes Banjurpasar Buka Pendaftaran Koperasi Desa Merah Putih

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Pemerintah Desa (Pemdes) Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren, resmi membuka pendaftaran calon anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa, sejalan dengan program strategis pemerintah pusat.

 

Pembukaan pendaftaran tersebut dilakukan bertepatan dengan kegiatan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari-Maret 2026 dan sosialisasi kepesertaan koperasi di Balai Desa Banjurpasar. Ratusan warga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap instrumen ekonomi kolektif ini.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Desa Banjurpasar, Sunarto, menyatakan bahwa kehadiran KDMP diharapkan menjadi solusi aksesibilitas bagi warga, baik untuk pemenuhan kebutuhan pokok, layanan simpan pinjam, maupun pengembangan usaha mikro.

 

“Pemerintah Desa Banjurpasar membuka pendaftaran calon anggota baru Koperasi Desa Merah Putih. Kami bermaksud mengajukan permohonan untuk menjadi calon anggota KDMP Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren,” terang Sunarto kepada wartawan di sela-sela kegiatan, Kamis (21/5/2026).

 

Syarat Ringan, Konsep Gotong Royong

 

Untuk memastikan inklusivitas, Pemdes Banjurpasar merancang mekanisme pendaftaran yang sederhana. Warga cukup menyertakan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan mengisi formulir data diri lengkap.

Baca Juga :  Satlantas Polres Ngawi Tindak 16 Kendaraan dalam Patroli Hunting System

Sunarto menjelaskan rincian setoran awal yang diperlukan.

 

“Dengan membawa fotokopi KTP dan setoran pertama anggota baru, yaitu simpanan pokok Rp100 ribu dan simpanan wajib Rp10 ribu, serta mengisi permohonan sesuai data nama dan alamat lengkapnya,” jelasnya.

 

Simpanan pokok sebesar Rp100 ribu dibayarkan satu kali saat pendaftaran, sedangkan simpanan wajib Rp10 ribu dibayarkan setiap bulan selama menjadi anggota. Dana tersebut akan dikelola sebagai modal operasional koperasi.

 

Sunarto menekankan bahwa dana tersebut bukan merupakan pungutan liar atau biaya hangus, melainkan investasi anggota.

 

“Ini bukan pungutan. Uang ini kembali ke anggota dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU) di akhir tahun. Konsepnya gotong royong, dari warga untuk warga,” tegasnya.

 

Lebih Dari Sekadar Simpan Pinjam

 

KDMP Desa Banjurpasar dirancang tidak hanya bergantung pada unit usaha simpan pinjam. Koperasi ini juga akan mengelola unit usaha penyediaan sembako, pupuk, pakan ternak, dan kebutuhan harian lainnya.

 

Strategi pembelian kolektif langsung dari distributor diterapkan untuk menekan harga jual dipasaran.

 

“Koperasi ini untuk warga. Tujuannya agar ekonomi desa bisa berputar dan saling menguntungkan. Kalau warga beli sembako di koperasi, keuntungannya kembali lagi ke warga lewat SHU,” kata Sunarto.

Baca Juga :  Dua Bulan Laporan Mandek, Warga Desak Kapolres Kebumen Beri Asistensi Kasus Pencabulan Anak

 

Dengan skema ini, warga diharapkan dapat menghemat pengeluaran rumah tangga karena harga barang di koperasi diupayakan lebih kompetitif dibandingkan harga pasar tradisional.

 

Membedakan Bantuan Sosial dan Pemberdayaan

 

Dalam kesempatan yang sama, Pemdes Banjurpasar juga menyalurkan bantuan pangan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk alokasi Februari-Maret 2026. Penyaluran dilakukan secara tertib under pengawasan perangkat desa.

 

Sunarto memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan edukasi mengenai perbedaan mendasar antara bantuan sosial (bansos) dan koperasi.

 

“Di hari yang sama kami juga menyalurkan bantuan pangan sekaligus sosialisasi kepesertaan anggota koperasi,” ungkapnya.

 

Ia menegaskan bahwa bansos bersifat sementara dan eksklusif bagi warga terdata, sedangkan koperasi terbuka bagi seluruh warga yang ingin mandiri secara ekonomi.

 

“Bantuan itu jaring pengaman. Kalau koperasi ini jalan jangka panjangnya. Kami ingin warga naik kelas, tidak hanya bergantung pada bantuan,” ujarnya.

 

Transparansi dan Partisipasi Warga Kunci Keberhasilan

 

Sunarto optimistis KDMP Banjurpasar dapat menjadi tulang punggung ekonomi desa jika dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Ia mengajak warga yang telah mendaftar untuk aktif berpartisipasi.

Baca Juga :  Polres Kebumen Salurkan Perlengkapan Sekolah untuk 15 Pelajar di Prembun

 

“Kami ingin koperasi ini hidup dan berkembang. Jangan sampai hanya jadi nama di atas kertas. Butuh partisipasi aktif dari warga agar KDMP benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.

 

Untuk menjamin kepercayaan publik, pengurus koperasi akan dibentuk dari unsur warga yang memiliki integritas dan kompetensi di bidang usaha serta keuangan, melalui mekanisme musyawarah desa.

 

Informasi Pendaftaran

 

Bagi warga Desa Banjurpasar yang berminat, pendaftaran dibuka mulai hari ini di Kantor Desa Banjurpasar pada jam kerja pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Petugas desa siap memberikan pendampingan teknis bagi warga yang membutuhkan bantuan pengisian formulir.

 

“Kami buka pintu selebar-lebarnya. Yang mau tanya-tanya dulu juga silakan datang ke balai desa. Kami jelaskan sampai paham,” tutup Sunarto.

 

 

Catatan Redaksi:

Berita ini disusun berdasarkan keterangan resmi Kepala Desa Banjurpasar dan observasi lapangan. Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan keterbukaan informasi. Masyarakat dapat mengakses laporan keuangan dan perkembangan KDMP melalui kanal informasi resmi Pemerintah Desa Banjurpasar.

 

(TIM)

Berita Terkait

Banbinsa Koramil Paron Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Paving di Desa Jambangan
Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran
Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola
Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata
Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo
Angin Kencang Api Cepat Menjalar, Personel Koramil Dagangan, Dengan Sigap Membantu Pemadaman Kebakaran
Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum
Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Banbinsa Koramil Paron Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Paving di Desa Jambangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo

Berita Terbaru