LKKT Karang Taruna Tegal Alur Perkuat Kepemimpinan Generasi Muda, Dorong Pemuda Aktif Bangun Lingkungan

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA BARAT,  — Karang Taruna Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, terus mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas generasi muda melalui kegiatan Latihan Kepemimpinan Karang Taruna (LKKT) Wilayah Tegal Alur.

Kegiatan yang digelar pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah Kelurahan Tegal Alur tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter pemuda agar memiliki jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kehidupan sosial di lingkungan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan tersebut diikuti oleh para anggota dan generasi muda Karang Taruna. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi dan arahan mengenai kepemimpinan, organisasi, komunikasi, serta penyusunan program kerja yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  OTT di Jakarta Barat dan Bali, KPK Ringkus Pejabat Imigrasi: PPWI Desak Pengusutan Gurita Pungli dan Keterlibatan Patnal

Ketua Karang Taruna Tegal Alur, Dr. Efry Jhonly, S.A.P., S.H., M.H., M.M., M.Kn., bersama jajaran MPKT Kelurahan Tegal Alur dan Karang Taruna Kecamatan Kalideres, turut memberikan pembinaan serta arahan kepada para peserta.

Menurutnya, keberadaan Karang Taruna harus mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar, berorganisasi, sekaligus mengambil peran dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

«“Kita ingin pemuda Karang Taruna memiliki kemampuan memimpin, mampu bekerja sama, serta mempunyai kepedulian terhadap lingkungan. Organisasi ini harus menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.”»

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan tidak hanya berbicara mengenai jabatan, tetapi lebih kepada kemampuan seseorang untuk bertanggung jawab, mengambil keputusan, menjaga kekompakan, dan memberikan contoh yang baik bagi lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Proyek Sarung Tangan Kebumen Memanas: Desakan Investigasi vs Alasan Teknis PT YAD

Melalui LKKT, para peserta juga diarahkan untuk memahami pentingnya program kerja yang terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karang Taruna diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi kepemudaan, tetapi mampu menjadi motor penggerak berbagai kegiatan positif di tingkat lingkungan.

Pemuda sebagai generasi penerus memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan lingkungan. Karena itu, pembinaan dan penguatan kapasitas pemuda dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang mandiri, kreatif, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial.

Selain materi kepemimpinan dan organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpengurus dan anggota Karang Taruna. Semangat kebersamaan menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan berbagai program sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Mengapa 'Ijasah Jokowi' Jadi Taruhan Moral Bangsa? Wilson Lalengke Bawa Plato dan Kant untuk Uji Kejujuran Indonesia

Karang Taruna Tegal Alur berharap kegiatan LKKT dapat melahirkan kader-kader muda yang siap mengambil peran di lingkungan masing-masing. Para peserta juga diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan organisasi maupun pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda tidak hanya membutuhkan teori, tetapi juga ruang untuk belajar, berproses, bekerja sama, dan berani mengambil tanggung jawab.

Dengan semangat kepemudaan, kebersamaan, dan pengabdian, Karang Taruna Tegal Alur berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan kemajuan wilayah Tegal Alur.

Berita Terkait

Erosi Menggerus Sawah, Warga Kemangguan Desak Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Sungai Luk Ulo
Revitalisasi SDN Jatimalang Senilai Rp1,1 Miliar: Desakan Pengawasan Ketat Mengiringi Rencana Sistem Swakelola
Pemasangan Plang ‘Agunan Menunggak’ di Rumah Debitur Magetan, Kuasa Hukum: Tindakan Sepihak Berpotensi Langgar Hukum
Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku
Sunardi Resmi Jabat Koordinator Karesidenan Kedu SMSI Jateng, Perkuat Integritas Media Siber
Polemik Ujaran Kebencian Berkedok Label ‘PENDATANG’ di Kebumen: Terancam UU ITE dan Diskriminasi Ras
Dari Surpres hingga Uji Kelayakan, Ini Harapan Agus Kliwir ke Kapolri Baru
Diduga Dianiaya hingga Dirawat di RSUD, Warga Salatiga Laporkan Oknum Berinisial SA ke Polda Jateng
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Erosi Menggerus Sawah, Warga Kemangguan Desak Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Sungai Luk Ulo

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Revitalisasi SDN Jatimalang Senilai Rp1,1 Miliar: Desakan Pengawasan Ketat Mengiringi Rencana Sistem Swakelola

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemasangan Plang ‘Agunan Menunggak’ di Rumah Debitur Magetan, Kuasa Hukum: Tindakan Sepihak Berpotensi Langgar Hukum

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Sunardi Resmi Jabat Koordinator Karesidenan Kedu SMSI Jateng, Perkuat Integritas Media Siber

Berita Terbaru