AI Bisa Membuat Informasi Palsu Terlihat Nyata, Ini Pesan Kapolres Kebumen kepada Pelajar

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Satu klik tombol “bagikan” bisa membuat sebuah informasi menyebar ke banyak orang. Masalahnya, informasi itu belum tentu benar. Di tengah teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin mudah digunakan, kemampuan untuk berhenti sejenak sebelum mempercayai informasi menjadi semakin penting.

 

Pesan itu yang dibawa Polres Kebumen saat menggelar pelatihan AI bagi siswa kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun, Senin, 14 September 2026.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan perkembangan AI membuat masyarakat, termasuk pelajar, memiliki kemampuan yang semakin besar untuk membuat dan menyebarkan konten. Namun, kemampuan tersebut harus diimbangi dengan kecermatan dalam menerima informasi.

Baca Juga :  GPM Serentak, Pasar Murah Polres Ngawi Diserbu Warga

 

“Jangan hanya bertanya bagaimana cara membuat konten dengan AI. Kita juga harus tahu bagaimana memastikan informasi yang kita terima benar. Sebelum percaya dan sebelum membagikan, berhenti sejenak untuk memeriksa,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

 

Menurut Kapolres, AI dapat dimanfaatkan untuk banyak hal positif, terutama dalam dunia pendidikan. Pelajar dapat menggunakannya untuk mencari ide, memahami materi, menyusun informasi, hingga mengembangkan kreativitas.

 

Namun, AI juga membuat pembuatan konten palsu menjadi jauh lebih mudah. Foto, video, suara, maupun tulisan dapat dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat seperti informasi sebenarnya.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa Demo di Puspem Kota Tangerang, Menuntut Walikota dan Wakil Menindak Sanksi Tegas Terhadap PT. Esa Jaya Putra Brand DOMDAS

 

Kondisi tersebut membuat kemampuan memilah informasi menjadi kebutuhan penting. Pelajar tidak cukup hanya melihat siapa yang mengunggah sebuah konten atau seberapa banyak konten tersebut dibagikan.

 

Mereka perlu memeriksa sumber, melihat konteks, membandingkan dengan sumber lain, dan memastikan apakah informasi tersebut memiliki dasar yang dapat dipercaya.

 

“Informasi yang viral belum tentu benar. Banyak yang membagikan sesuatu karena melihat orang lain juga membagikannya. Kebiasaan seperti ini harus diubah,” ujar Kapolres.

 

Pelatihan di SMA Negeri 1 Kutowinangun merupakan bagian dari program Polres Kebumen Paham AI, yang dilaksanakan secara bergilir di sejumlah sekolah di Kabupaten Kebumen.

 

Program tersebut berada di bawah naungan Senopati Institut dan berkolaborasi dengan Polda Jawa Tengah. Para trainer Polres Kebumen memberikan materi mengenai pengenalan AI, etika penggunaannya, pemanfaatan AI untuk belajar, serta cara mengenali hoaks dan deepfake.

Baca Juga :  Polisi Jelaskan Penanganan Kasus Guru Ngaji Diduga Lecehkan Muridnya di Ciledug, Tangerang

 

Sebelumnya, pelatihan telah menyasar sejumlah sekolah di Kebumen. Polres Kebumen menargetkan edukasi tersebut terus meluas sehingga semakin banyak pelajar memiliki bekal menghadapi perubahan pola penyebaran informasi di ruang digital.

 

“Yang kami harapkan adalah pelajar mampu menggunakan AI untuk hal-hal positif, tetapi tetap memiliki filter. Cerdas menggunakan teknologi, kritis menerima informasi, dan bertanggung jawab ketika membagikannya,” kata dia.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

AKBP Rachmad C. Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama ke Klaten
Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun
Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Digelar Tiga Hari, Polres Kebumen Perkuat Kesiapan Personel
Pemasangan Plang ‘Agunan Menunggak’ di Rumah Debitur Magetan, Kuasa Hukum: Tindakan Sepihak Berpotensi Langgar Hukum
Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Topik Utama, Polres Blora Gandeng RPPAI Pusat
Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku
Babinsa Bringin Kawal Distribusi Air Bersih untuk Warga Kenongorejo yang Dilanda Kekeringan
Api Lahap Lahan Tebu di Patihan, Petugas Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:17 WIB

AKBP Rachmad C. Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama ke Klaten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Digelar Tiga Hari, Polres Kebumen Perkuat Kesiapan Personel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemasangan Plang ‘Agunan Menunggak’ di Rumah Debitur Magetan, Kuasa Hukum: Tindakan Sepihak Berpotensi Langgar Hukum

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Topik Utama, Polres Blora Gandeng RPPAI Pusat

Berita Terbaru