Detikdemsi.com Kebumen – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia di tingkat akar rumput melalui dukungan penuh terhadap pembukaan turnamen sepak bola antardesa. Acara yang berlangsung di Lapangan Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, pada Selasa (29/9/2026) itu dimulai sekira pukul 15.30 WIB.
Kehadiran Ketua ABPEDNAS Wisman, S.Pd., bersama Sekretaris Mukhibin menandai pentingnya sinergi antara lembaga perwakilan desa dan elemen masyarakat dalam memberdayakan generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana lapangan terlihat ramai sejak sore hari. Ratusan warga dari berbagai kalangan usia antusias memadati area tribun dan pinggir lapangan.
Rangkaian acara pembukaan digelar secara khidmat, diawali dengan doa bersama untuk kelancaran dan keselamatan peserta, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sambutan dari panitia pelaksana dan Pemerintah Desa Tunjungseto secara khusus menekankan pentingnya menjaga sportivitas.
Dalam arahannya, Ketua ABPEDNAS Wisman, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada panitia dan perangkat desa yang telah berinisiatif menggelar ajang olahraga ini. Ia menilai sepak bola di tingkat desa memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar kompetisi fisik.
“Sepak bola bukan hanya soal olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan, sportivitas, dan pemersatu warga. Ini adalah wujud nyata pembangunan sumber daya manusia di desa,” tegas Wisman.
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra kerja kepala desa. Peran BPD, menurutnya, tidak hanya terbatas pada fungsi pengawasan dan pembahasan peraturan desa, tetapi juga aktif mendorong partisipasi masyarakat guna menciptakan lingkungan yang kondusif, dinamis, dan berprestasi.
Senada dengan pimpinan organisasinya, Sekretaris ABPEDNAS Mukhibin menyoroti peran turnamen ini sebagai wadah penyaluran energi dan bakat generasi muda secara positif. Ia berharap ajang kompetisi di Desa Tunjungseto dapat menjadi batu loncatan bagi talenta lokal.
“Harapannya, dari Desa Tunjungseto ini akan lahir bibit-bibit atlet sepak bola yang bisa mengharumkan nama Kecamatan Sempor dan Kabupaten Kebumen. Yang terpenting adalah junjung tinggi fair play, jaga keamanan, dan jadikan turnamen ini sebagai pesta rakyat yang damai,” pesan Mukhibin.
Pantauan di lokasi menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Selain perangkat desa dan tokoh masyarakat, kehadiran aktif pengurus Karang Taruna, panitia, manajer, serta para pemain dari berbagai tim peserta menandakan kuatnya semangat gotong royong.
Sejumlah warga yang diwawancarai terpisah di sela-sela acara menyambut baik kehadiran pimpinan ABPEDNAS. Mereka menilai kehadiran tersebut membuktikan bahwa organisasi perwakilan desa tidak hanya bekerja di ruang rapat, tetapi juga turun langsung menyapa dan mendukung dinamika sosial di tengah masyarakat.
Turnamen sepak bola Desa Tunjungseto tahun 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, diikuti oleh sejumlah kesebelasan dari wilayah Kecamatan Sempor dan daerah sekitarnya.
Di luar aspek kompetisi, gelaran event olahraga tingkat desa secara tidak langsung turut menggerakkan roda ekonomi mikro warga, terlihat dari meningkatnya aktivitas perdagangan dan usaha kuliner kecil di area lapangan selama turnamen berlangsung.
(SND)








