Apel Akbar Sabuk Kamtibmas 2026: Polres Magetan Satukan Kekuatan Masyarakat Demi Stabilitas Daerah

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Magetan – Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polres Magetan menggelar Apel Gelar Pasukan Serentak Sabuk Kamtibmas bersama elemen masyarakat, Kamis (30/4/2026), bertempat di halaman Mapolres Magetan.

 

Kegiatan apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, S.H., M.H. mewakili Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, serta diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Peserta terdiri dari masyarakat desa, seluruh perguruan silat di Magetan, organisasi kemasyarakatan keagamaan seperti Kokam, Senkom, Banser serta komunitas ojek online (ojol).

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Apel besar ini mengusung tema: “Mewujudkan Sinergitas Polda Jawa Timur Bersama Sabuk Kamtibmas dan Potensi Masyarakat Dalam Menjaga Stabilitas Keamanan, Ketertiban, dan Keutuhan Sosial di Wilayah Jawa Timur.”

 

Dalam amanat Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. yang dibacakan oleh Wakapolres Magetan, disampaikan bahwa pelaksanaan apel besar Sabuk Kamtibmas merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat sistem keamanan berbasis kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Tim Beladiri Polres Ngawi Raih Dua Medali pada Kejuaraan Beladiri Polri Kapolda Jatim Cup 2026

 

Sabuk Kamtibmas sendiri memiliki makna strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini terhadap gangguan keamanan, pelindung masyarakat dari potensi konflik, serta benteng bersama dalam menjaga stabilitas daerah.

 

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa dinamika ke depan di Jawa Timur akan dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari potensi konflik sosial, penyusupan kepentingan kelompok tertentu dalam aksi massa, penyebaran hoaks dan propaganda digital, radikalisme dan intoleransi, hingga bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta dampak dari perkembangan geopolitik global.

Baca Juga :  Dapur Produksi Keripik Singkong di Buayan Kebakaran, Diduga Dipicu Bara Api Sisa Tungku

 

Wakapolres Magetan menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga harkamtibmas. Sinergi, soliditas, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

 

Dalam implementasinya, melalui Sabuk Kamtibmas, terdapat beberapa penekanan penting, antara lain memperkuat deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan, membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan, menjadikan masyarakat sebagai mitra strategis, serta mengantisipasi potensi bencana dan krisis sosial. Selain itu, menjaga ruang demokrasi tetap sehat, damai, dan bermartabat juga menjadi perhatian utama.

 

Keamanan dan ketertiban disebut sebagai modal utama pembangunan. Tanpa stabilitas, investasi akan terganggu, pertumbuhan ekonomi terhambat, dan kesejahteraan masyarakat terancam. Oleh karena itu, Sabuk Kamtibmas diharapkan menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan hingga ke tingkat desa dan komunitas.

Baca Juga :  Dari Persemaian Menuju Harapan Panen, Babinsa Krandegan Dampingi Petani Siapkan Bibit Padi

 

Dalam sambutannya, Kompol Dodik Wibowo, S.H., M.H. menyampaikan Apel gelar pasukan Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah Magetan secara kolaboratif.

 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi agen pendingin di lingkungan masing-masing, menjaga persatuan, menangkal provokasi, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.”

 

Di akhir amanat, Kapolda Jawa Timur melalui Wakapolres Magetan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di Kabupaten Magetan.

 

Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta apel diajak untuk terus memperkuat sinergi dan komitmen, demi terwujudnya Jawa Timur, khususnya Magetan, yang aman, damai, dan kondusif.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Mobil Parkir Dua Hari di Jalur Sepeda Depan DPRD Kebumen, Picu Polemik Publik: Dugaan Pelanggaran Lalu Lintas!
Gerak Cepat, Babinsa Paron dan Damkar Padamkan Kebakaran Rumah Warga Akibat Korsleting Listrik
Warung Kompas Presisi Polres Ngawi, Berbagi Makan Gratis Dan Serap Aspirasi Warga
Lahan Perhutani di Karanggayam Kebumen Terbakar, Api Dipadamkan Manual
Kapolres Kebumen Bantu Perlengkapan Sekolah 15 Siswa di Sempor
Aksi Sigap Personel TNI-Polri di Magetan Bersihkan Pohon Tumbang demi Kelancaran Lalu Lintas
Gerakan Indonesia Asri Sasar TMP Yudhonegoro, Kodim 0804/Magetan Bersama Lintas Instansi Wujudkan Kepedulian Lingkungan
Dukung Makan Bergizi Gratis, Polres Ngawi Cek Kesiapan di SPPG
Berita ini 302 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Mobil Parkir Dua Hari di Jalur Sepeda Depan DPRD Kebumen, Picu Polemik Publik: Dugaan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gerak Cepat, Babinsa Paron dan Damkar Padamkan Kebakaran Rumah Warga Akibat Korsleting Listrik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Warung Kompas Presisi Polres Ngawi, Berbagi Makan Gratis Dan Serap Aspirasi Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Lahan Perhutani di Karanggayam Kebumen Terbakar, Api Dipadamkan Manual

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Kapolres Kebumen Bantu Perlengkapan Sekolah 15 Siswa di Sempor

Berita Terbaru