Bocah Usia 11 Tahun Tenggelam di Sungai Kedungbener Kebumen

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Kebumen — Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Kedungbener, tepatnya di bendungan Plered Pesucen, Desa Wonosari, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jumat, 13 Februari 2026. Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 13.45 WIB.

 

Korban diketahui bernama Alfian Rizky Sasmito, warga domisili Desa Tanahsari, Kecamatan Kebumen. Menurut keterangan kepolisian, korban diduga tenggelam saat mandi di sungai dan tidak mampu menguasai derasnya arus air.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui dari informasi warga. Seorang saksi, Tasrifudin, mendengar kabar adanya anak tenggelam dan langsung menuju lokasi untuk memastikan.

 

“Saat tiba di lokasi, korban sudah tidak terlihat di permukaan air. Pencarian dilakukan bersama warga dan anggota Bagana hingga korban ditemukan mengapung di pinggir sungai,” kata AKBP Putu, Sabtu, 14 Februari 2026.

Baca Juga :  Peringatan HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest Meriahkan Alun-Alun Wonosobo, Dihadiri Tokoh-Tokoh Nasional

 

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun terdapat luka goresan di tangan kiri. Penyebab kematian dipastikan karena tenggelam di sungai dengan kedalaman sekitar dua meter.

Baca Juga :  Curi Tembaga dan Accu Gardu Listrik Dengan Dalih Petugas PLN, Pria Asal Kare Ditangkap Polisi

 

Sejumlah personel Polsek Kebumen mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

 

Pihak kepolisian mengimbau warga, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang beraktivitas di sungai, terutama di lokasi bendungan yang memiliki arus cukup deras.

 

(Humas Polres Kebumen)

 

 

(Redaksi)

Berita Terkait

Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat
SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin
Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit
Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Galian Batu Putih di Banyumudal Kembali Aktif, Publik: APH Tutup Mata
Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran
Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo
Angin Kencang Api Cepat Menjalar, Personel Koramil Dagangan, Dengan Sigap Membantu Pemadaman Kebakaran
Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Galian Batu Putih di Banyumudal Kembali Aktif, Publik: APH Tutup Mata

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran

Berita Terbaru