DLHP Magetan Soroti Peningkatan Sampah Selama Libur Idul Fitri

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Magetan – Lonjakan timbunan sampah terjadi selama masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Magetan. Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) mencatat produksi sampah mencapai 58,7 ton per hari.

 

Kepala DLHP Magetan, Saif Muchlissun, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa akumulasi sampah sejak awal libur pada 18 Maret hingga 25 Maret 2026 telah mencapai 410,9 ton. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi kenaikan sekitar 0,8 hingga 0,9 persen.

 

“Dibandingkan tahun lalu memang ada kenaikan, meskipun tidak signifikan,” ujar Saif.

 

Ia menjelaskan, komposisi sampah masih didominasi oleh sisa makanan sebesar 40 persen, disusul sampah plastik 30 persen, residu 20 persen, serta jenis lainnya sekitar 10 persen. Kondisi ini dinilai cukup mengkhawatirkan karena menunjukkan pola perilaku masyarakat yang belum banyak berubah.

 

Di sektor pariwisata, kawasan Telaga Sarangan turut menyumbang peningkatan signifikan. Timbunan sampah di lokasi wisata tersebut mencapai 6,3 ton per hari, atau naik sekitar 3 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini berdampak pada intensitas pengangkutan sampah yang mencapai 21 ritasi setiap hari.

Baca Juga :  Polres Madiun Gelar Patroli Skala Besar, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

 

“Ini menunjukkan sektor pariwisata kita belum sepenuhnya berbasis lingkungan,” jelasnya.

 

Berbeda dengan kawasan wisata, penurunan justru terjadi di Pasar Sayur Magetan. Volume sampah di lokasi tersebut tercatat turun sekitar 5 persen, dari sebelumnya 3,2 ton per hari pada Lebaran 2025.

Baca Juga :  Tindak Tegas Pelaku Perusakan, Polres Madiun Kota Amankan 9 Orang dalam Aksi Brutal di Jalan Dadali

 

Saif menegaskan, tingginya persentase sampah sisa makanan mengindikasikan adanya pemborosan di masyarakat. Selain itu, sampah plastik juga menjadi ancaman serius bagi lingkungan dalam jangka panjang, sementara sampah residu menambah beban tempat pembuangan akhir (TPA) yang saat ini mulai mengalami kelebihan kapasitas.

 

“Meski di kawasan kota ada penurunan sekitar 10 persen, tetap saja menjadi salah satu penyumbang utama sampah di Magetan,” pungkasnya.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman
Lawan Kriminalisasi Ko Ilma Fiela Sari, Koalisi Organisasi Perempuan Mengadu ke Komnas Perempuan
Babinsa Koramil 10/Sine dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Ploso Kerep
Desa Trimulyo Menatap Masa Depan: Among Pribadi Siap Lanjutkan Pengabdian Periode Kedua
Anjangsana Polwan Polres Ngawi, Pererat Silaturahmi di Hari Jadi Polwan ke-78
Sasar Ponpes, Polwan Polres Ngawi Edukasi Kesehatan Mental
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:42 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Babinsa Koramil 10/Sine dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Ploso Kerep

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Desa Trimulyo Menatap Masa Depan: Among Pribadi Siap Lanjutkan Pengabdian Periode Kedua

Berita Terbaru