Jalan Rusak dan Lampu Penerangan Mati di Sepanjang Jalan Benda Tangkot, Pemda Dinilai Tidak Peka

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Jalan Benda Raya yang berlokasi di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, mengalami kerusakan parah di sejumlah ruas jalan. Kondisinya berlubang dan membahayakan bagi pengguna jalan. Bila hujan tampak air menggenangi jalan-jalan yang berlubang.

Berdasarkan pantauan awak media, jalan tersebut tampaknya sudah lama tidak diperbaiki, sehingga tidak jarang pengendara yang melintas mengalami kecelakaan, serta berisiko cepat rusaknya kendaraan.

Di samping itu, lampu penerangan jalan di sepanjang jalan tersebut banyak yang mati total, sehingga bila malam hari jalan tampak gelap gulita.

Kondisi gelap seperti ini membuat rawan terjadinya aksi kriminalitas. Ditambah dengan rusaknya jalan sehingga melengkapi kesengsaraan para pengendara.

Anehnya, rusaknya jalan dan matinya lampu penerangan tidak direspon dengan cepat oleh pemangku jabatan seperti Lurah, Camat, Walikota, bahkan DPRD Tingkat II untuk menanggulanginya.

Baca Juga :  Hukum Rimba di Kantor Polisi, Ditonton Polisi; Wilson Lalengke Desak Kapolri Tangkap Fadh Arafiq dan Istrinya

“Seharusnya pemangku kepentingan peka. Sudah tahu jalan rusak dan lampu sepanjang jalan mati malah didiamkan saja, apa nunggu jatuh korban baru bertindak,” keluh Nusron (37) warga sekitar, Senin (29/9/2025).

Sedangkan menurut Romli (58) pengguna jalan, sudah berbulan-bulan lampu penerangan jalan mati dan tidak kunjung diperbaiki.

“Matinya udah berbulan-bulan bang, saya juga bingung kagak dibetul-betulin itu lampu,” ujar Romli.

Ada juga warga yang menyaksikan, kalau malam hari banyak pengendara motor yang terjatuh akibat jalan berlubang dan penuh kerikil.

Baca Juga :  'Rem' Total Hiburan Malam Saat Rhamadan 2026, Klub dan Diskotik Wajib Tutup

“Sudah setahun lebih lampu jalan mati, kalau malam suka ada pengendara motor yang jatuh nabrak lubang, lubangnya juga licin banyak kerikil,” kata Fikih (26) seorang warga Benda.

Warga berharap kondisi seperti ini segera ditangani oleh Pemda setempat, agar tidak menimbulkan risiko yang berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan.(*)

Berita Terkait

Meski Viral dan Dikonfirmasi Kapolres: Galian Sawah Belakang Pom Bensin Sruweng Tetap Beroperasi
Dugaan Ucapan Kontroversial JPU Kejari Magetan di Sidang Praperadilan: “Ditulung Malah Mentung”
Antara Aturan dan Realita: Desakan Warga ke Kapolda Jateng Tanda Krisis Kepercayaan pada Polres Kebumen
Karaoke Kok Bisa Masuk Bui?” Viral di Medsos, Ternyata Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Kebumen. Gugatan Praperadilan Ditolak PN
Publik Cemas, Kasus Dugaan Persetubuhan Pelajar SMK Kebumen Tak Kunjung Ada Tersangka
Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Klirong Mandek, Publik Tunggu Klarifikasi Polres Kebumen
PPWI Ucapkan Selamat Atas Pengukuhan Prof. Dr. Geni Rina Sunaryo sebagai Profesor Riset Teknologi Nuklir
Noda Hitam di Seragam Cokelat: Bisnis Gelap Vape Etomidate dan Industri Pemerasan di Jantung Kepolisian
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Meski Viral dan Dikonfirmasi Kapolres: Galian Sawah Belakang Pom Bensin Sruweng Tetap Beroperasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Dugaan Ucapan Kontroversial JPU Kejari Magetan di Sidang Praperadilan: “Ditulung Malah Mentung”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Antara Aturan dan Realita: Desakan Warga ke Kapolda Jateng Tanda Krisis Kepercayaan pada Polres Kebumen

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Karaoke Kok Bisa Masuk Bui?” Viral di Medsos, Ternyata Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Kebumen. Gugatan Praperadilan Ditolak PN

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Publik Cemas, Kasus Dugaan Persetubuhan Pelajar SMK Kebumen Tak Kunjung Ada Tersangka

Berita Terbaru