Petani Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Klirong

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen — Seorang petani bernama Sugeng Hadi Pranoto, 56 tahun, warga Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Klirong, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Kamis, 19 Maret 2026. Korban diduga meninggal karena sakit saat beraktivitas di sawah.

 

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB, setelah salah satu kerabat diminta mengecek kondisi korban di sawah. Saat tiba di lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di pematang sawah.

 

“Dari kejadian itu, korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen,” ujar Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman.

 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di sekitar lokasi, petugas mendapati sejumlah peralatan bertani milik korban, seperti sabit, cangkul, dan caping.

Baca Juga :  Viral Terekam CCTV, Komplotan Pencuri Sepeda Antar Daerah Berhasil Dibekuk Tim URC Resmob Polres Magetan

 

Saat pemeriksaan medis di RSUD dr. Soedirman Kebumen, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Pada tubuh korban ditemukan luka bakar pada bagian wajah, dada, dan kaki yang diduga akibat sengatan panas matahari. Selain itu, tidak ditemukan luka akibat benda tajam, tumpul, maupun jeratan.

 

Dari riwayat medis, korban diketahui pernah menjalani perawatan di rumah sakit yang sama pada akhir Februari 2026 karena penyakit jantung dan masih rutin mengonsumsi obat.

Baca Juga :  Diduga Aniaya Kerabat dengan Cangkul, Pria di Ayah Diamankan Polres Kebumen

“Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia karena serangan jantung. Untuk memastikan penyebab pasti sebenarnya diperlukan autopsi,” kata Kompol Faris.

 

Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Oleh Polres Kebumen, peristiwa ini dinyatakan tidak mengandung unsur tindak pidana.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!
Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?
Lawan Kriminalisasi Ko Ilma Fiela Sari, Koalisi Organisasi Perempuan Mengadu ke Komnas Perempuan
Babinsa Koramil 10/Sine dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Ploso Kerep
Desa Trimulyo Menatap Masa Depan: Among Pribadi Siap Lanjutkan Pengabdian Periode Kedua
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:42 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?

Berita Terbaru