Polres Kebumen dan Klenteng Kong Hwie Kiong Bagi 750 Takjil, Barongsai Warnai Sore Ramadan

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Kebumen – Polres Kebumen bersama Klenteng Kong Hwie Kiong membagikan takjil kepada warga yang tengah ngabuburit. Kegiatan digelar di halaman klenteng, menjelang waktu berbuka puasa, Selasa 3 Maret 2026.

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama yang memimpin langsung kegiatan itu mengatakan sebanyak 750 porsi takjil berupa lontong dibagikan kepada masyarakat. Paket tersebut disiapkan untuk warga yang melintas maupun yang sengaja datang ke lokasi.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Berbagi takjil setiap hari kita laksanakan. Hari ini dari fungsi Binmas dan kami berkolaborasi dengan klenteng,” kata AKBP Putu di sela kegiatan.

Baca Juga :  Polres Madiun Kota Bersama Warga Renovasi Jembatan Ngebrak, Wujud Nyata Polri untuk Masyarakat

 

Ia berharap kegiatan bersama ini memperkuat kebersamaan antara kepolisian dan pengurus klenteng. Menurutnya, kolaborasi lintas elemen menjadi bagian penting dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat, terlebih pada bulan Ramadan.

 

Suasana semakin meriah ketika tiga barongsai tampil bergantian, diiringi tabuhan simbal dan gong. Atraksi tersebut menarik perhatian warga yang melintas di sekitar Jalan Pramuka. Di depan pintu klenteng, paket lontong cap go meh tersusun rapi di atas meja panjang.

Baca Juga :  Chef for a Day”, Polsek Gombong Ajak Anak ABK Masak dan Makan Bersama

 

Pengurus klenteng dan anggota Polres Kebumen berdiri berdampingan membagikan paket demi paket kepada warga. Mereka datang silih berganti, sebagian berhenti sejenak untuk menyaksikan barongsai sebelum menerima takjil.

 

Ketua Klenteng Kong Hwie Kiong, Hengki Halim, mengatakan rangkaian perayaan Imlek sebelumnya telah digelar. Namun pada perayaan cap go meh tahun ini, konsep dibuat lebih sederhana. “Biasanya ada pesta rakyat saat cap go meh. Tahun ini juga tidak ada pesta kembang api,” ujar Hengki.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Bumi Etam Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal di PT Ganda Alam Makmur

 

Ia menjelaskan, keputusan itu diambil karena bertepatan dengan bulan puasa. Sebagai gantinya, perayaan ditutup dengan pembagian takjil berupa lontong cap go meh.

 

Momentum tersebut, kata Hengki, diharapkan menjadi penguat kerukunan di Kebumen. “Guyub rukun, toleransinya akan selalu kita jaga,” katanya.

 

Salah seorang warga, Nurul, menilai kegiatan tersebut membawa manfaat, terutama di bulan Ramadan. Ia menyebut pembagian takjil seperti ini membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan di ruang publik.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

 

(SND)

Berita Terkait

Banbinsa Koramil Paron Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Paving di Desa Jambangan
Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran
Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola
Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata
Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo
Angin Kencang Api Cepat Menjalar, Personel Koramil Dagangan, Dengan Sigap Membantu Pemadaman Kebakaran
Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum
Replik Pemohon: Praperadilan Jadi Ruang Menguji Argumentasi Hukum
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Banbinsa Koramil Paron Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Paving di Desa Jambangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo

Berita Terbaru