Polres Madiun Kota Siagakan 983 Personel Gabungan Amankan Suran Agung PSHWTM

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar Apel Kesiapan Operasi Aman Suro 2026 di halaman Mapolres Madiun Kota, Sabtu (27/6/2026). Apel ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan pengamanan kegiatan Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) yang akan berlangsung di Kota Madiun.

 

 

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebanyak 983 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Aman Suro 2026. Personel tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan Kota Madiun, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kota Madiun. Pengerahan personel ini berdasarkan Surat Perintah Kapolres Madiun Kota Nomor: Sprin/1297/VI/PAM/2026 tertanggal 25 Juni 2026.

Baca Juga :  Patroli Malam Polisi Ngawi, Perketat Pengamanan Obyek Vital di Jogorogo

 

 

 

Apel diawali dengan pengecekan kesiapan personel oleh masing-masing komandan peleton (Danton) dan dipimpin Wakapolres Madiun Kota Kompol Bambang Sujarwo, S.H.

 

 

 

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., melalui Wakapolres, menginstruksikan seluruh personel agar segera menempati lokasi pengamanan sesuai ploting usai apel dilaksanakan.

 

Baca Juga :  Polres Kebumen Bantu 15 Pelajar Kurang Mampu di Bonorowo dengan Perlengkapan Sekolah

 

 

“Laksanakan tugas dengan humanis, namun tetap tegas dan terukur. Tingkatkan patroli serta antisipasi kedatangan peserta yang masih menggunakan kendaraan roda dua, khususnya yang memakai knalpot brong. Terhadap pelanggaran tersebut akan dilakukan penindakan melalui tilang manual,” tegasnya.

 

 

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan seluruh peserta Suran Agung agar mematuhi maklumat yang telah disepakati bersama demi menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan.

 

 

 

Suran Agung PSHWTM dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/6/2026) mulai pukul 09.00 WIB di Padepokan Pusat PSHWTM, Jalan Doho, Kota Madiun.

Baca Juga :  Bus Langgar Rambu, Anggota Polres Madiun Kota Terluka Saat Atur Lalu Lintas

 

 

Selama kegiatan berlangsung, kepolisian akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas di Jalan Ring Road Barat yang difungsikan sebagai lokasi parkir peserta. Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut dan menggunakan rute alternatif.

 

 

 

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan Suran Agung PSHWTM tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!
Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?
Lawan Kriminalisasi Ko Ilma Fiela Sari, Koalisi Organisasi Perempuan Mengadu ke Komnas Perempuan
Babinsa Koramil 10/Sine dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Ploso Kerep
Desa Trimulyo Menatap Masa Depan: Among Pribadi Siap Lanjutkan Pengabdian Periode Kedua
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:42 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?

Berita Terbaru