Polres Ngawi Bersama Kemenag Siapkan 7 Masjid Ramah Pemudik Saat Ops Ketupat Semeru 2026

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Ngawi – Menjelang arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Polres Ngawi Polda Jatim bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Ngawi menetapkan tujuh masjid sebagai Masjid Ramah Pemudik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang melintas di wilayah Kabupaten Ngawi.

 

Penunjukan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI melalui zoom meeting bersama seluruh Kanwil Kemenag se-Indonesia, dalam rangka menyiapkan fasilitas ibadah dan tempat istirahat yang nyaman bagi para pemudik.

 

Hasil koordinasi tersebut menetapkan tujuh masjid di Kabupaten Ngawi sebagai Masjid Ramah Pemudik, yaitu:

Masjid Arrohman, Mantingan

Masjid An Nur, Sambirejo Mantingan

Masjid Mahronnisa, Sambirejo Mantingan

Masjid Jami’ Al Hidayah, Ngale Paron

Masjid Lintang Songo, Ring Road Barat Ngawi

Masjid Al Amin, Karangsri Ngawi

Masjid Nurul Iman, Karangjati.

 

Masjid-masjid tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik yang melintas di jalur utama wilayah Ngawi, dengan kapasitas parkir sekitar 200 kendaraan roda dua, 15 kendaraan roda empat, serta daya tampung jamaah sekitar 300 orang.

Baca Juga :  Polres Kebumen Sita 100,56 Gram Sabu, Terbesar Sepanjang Pengungkapan Kasus Narkotika

 

Selain itu, masjid juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti air minum gratis, toilet, serta area istirahat (rest area) yang dapat dimanfaatkan para pemudik untuk beribadah maupun melepas lelah selama perjalanan.

 

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, SIK, MSI menyampaikan bahwa keberadaan Masjid Ramah Pemudik ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik agar dapat beristirahat dengan aman dan nyaman.

 

“Keberadaan Masjid Ramah Pemudik ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik. Dengan fasilitas yang disiapkan, para pemudik dapat beribadah sekaligus beristirahat dengan nyaman,” ujar AKBP Prayoga, saat dikonfirmasi media pada Senin (16/3/2026)

Baca Juga :  Quick Response Polres Madiun Kota Temukan Keberadaan dan Fasilitasi Kepulangan Eigha Oktha dari Jakarta 

 

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Operasi Ketupat Semeru 2026 guna menciptakan situasi arus mudik yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Ngawi.

 

Mudik aman keluarga bahagia. Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan para pemudik yang melintasi wilayah Ngawi dapat merasakan kenyamanan selama perjalanan, sehingga mudik berjalan aman dan keluarga tetap bahagia.

 

(IPUNG)

Berita Terkait

Hadirkan Rasa Aman, Polres Kebumen Gelar Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah
PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung
Pengamanan Khidmat Jumat Agung, Polres Magetan Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ibadah Umat Nasrani
Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran
Skandal Rp1,9 Miliar di Pegadaian, Aktivis Tekan Usut Tuntas Tanpa Ampun
Polres Kebumen Amankan Kebaktian Jumat Agung, Ratusan Jemaat Beribadah dengan Kondusif
Polres Ngawi Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Paskah Aman dan Kondusif
Pasca Lebaran 2026, Satgas Pangan Polres Magetan Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Aman
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 14:43 WIB

Hadirkan Rasa Aman, Polres Kebumen Gelar Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah

Sabtu, 4 April 2026 - 14:22 WIB

PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung

Sabtu, 4 April 2026 - 14:19 WIB

Pengamanan Khidmat Jumat Agung, Polres Magetan Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ibadah Umat Nasrani

Sabtu, 4 April 2026 - 09:53 WIB

Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran

Sabtu, 4 April 2026 - 01:18 WIB

Skandal Rp1,9 Miliar di Pegadaian, Aktivis Tekan Usut Tuntas Tanpa Ampun

Berita Terbaru