Polres Wonosobo Panen dan Tanam Bawang Putih Serentak, Kawal Ketahanan Pangan Nasional

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Wonosobo – Polres Wonosobo bersama kelompok tani melaksanakan panen dan penanaman bawang putih secara serentak di Desa Serang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan dan percepatan swasembada bawang putih nasional.

 

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., bersama jajaran PJU Polres Wonosobo, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani mengikuti langsung kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan agenda penanaman bawang putih serentak secara nasional melalui Zoom Meeting.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di Desa Serang, kegiatan penanaman dilakukan pada lahan milik kelompok tani yang dikelola Pak Romadhon dengan luas 2.500 meter persegi atau 0,25 hektare. Bibit yang digunakan merupakan bawang putih varietas Lumbu Hijau. Berdasarkan estimasi, lahan tersebut berpotensi menghasilkan sekitar 8,1 ton bawang putih saat memasuki masa panen.

Baca Juga :  Jembatan Garuda Desa Gendol Kini Bisa Dilalui, Babinsa Sine dan Linmas Kerja Bakti Pastikan Akses Aman

 

Sementara itu, pada hari yang sama Polres Wonosobo juga melaksanakan panen bawang putih pada lahan seluas 8.000 meter persegi atau 0,8 hektare. Dari lahan tersebut diperoleh hasil panen sebanyak 7,8 ton bawang putih.

 

Dengan hasil panen tersebut, total luas lahan bawang putih yang telah dipanen hingga saat ini mencapai 1,05 hektare dengan total produksi sebanyak 15,9 ton. Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran potensi pertanian bawang putih di wilayah Wonosobo sekaligus dukungan nyata terhadap upaya meningkatkan produksi komoditas pangan strategis di dalam negeri.

 

Selain panen dan penanaman, Polri bersama Kementerian Pertanian yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Nasional juga melakukan pendampingan dan pengawasan penyaluran bantuan pertanian kepada kelompok tani bawang putih. Bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia berupa bibit bawang putih, pupuk, serta mulsa dipastikan tersalurkan dan diterima langsung oleh kelompok tani.

Baca Juga :  Kebakaran Perbukitan di Jemur, Api Hanguskan 7 Hektare Lahan

 

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang produktivitas dan keberhasilan budidaya bawang putih, mulai dari tahap penanaman, pemeliharaan hingga panen. Polri juga memastikan proses pendampingan dan pengawasan dilakukan agar bantuan pemerintah tepat sasaran serta memberikan manfaat langsung bagi petani.

 

Kegiatan di Desa Serang dihadiri Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., Plh. Wakapolres Wonosobo Kompol Nuryawan Eko Ramdani, S.Pd., M.Tr.Ap., jajaran PJU Polres Wonosobo, Forkopimca Kejajar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonosobo Ir. Dwiyama Satyani Budyayu, M.Si., PPL Kecamatan Kejajar, Kepala Gudang Bulog Sawangan Wonosobo Doddy Hendriyansah, serta para ketua kelompok tani bawang putih dari sejumlah wilayah di Kecamatan Kejajar dan sekitarnya.

Baca Juga :  Orangtua Diminta Lebih Awasi Anak, Kasus Begal di JLSS Kebumen Jadi Peringatan

 

Penanaman bawang putih yang dilakukan pada 19 Agustus 2026 diperkirakan memasuki masa panen sekitar empat bulan atau pada Desember 2026. Dari lahan penanaman seluas 0,25 hektare tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 8,1 ton.

 

Kapolres Wonosobo menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui pendampingan, pengawasan, dan sinergi bersama pemerintah daerah serta kelompok tani.

 

Melalui kolaborasi tersebut, Polres Wonosobo berkomitmen mendukung peningkatan produksi bawang putih, memperkuat kesejahteraan petani, dan mendorong terwujudnya ketahanan pangan nasional.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum
Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas
Replik Pemohon: Praperadilan Jadi Ruang Menguji Argumentasi Hukum
Kasad Maruli Simanjuntak Dorong Pembangunan Jembatan dan Air Bersih, TNI Hadir untuk Rakyat
Tim Kuasa Hukum Pemohon Sampaikan Replik dalam Sidang Ketiga Praperadilan di Pati
Erosi Menggerus Sawah, Warga Kemangguan Desak Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Sungai Luk Ulo
Jawaban 20 Halaman Polresta Pati Disorot: Kuasa Hukum H. Utomo Sebut Inti Gugatan Tak Dijawab
Kuasa Hukum H. Utomo Kritik Jawaban 20 Halaman Polresta Pati
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Replik Pemohon: Praperadilan Jadi Ruang Menguji Argumentasi Hukum

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Kasad Maruli Simanjuntak Dorong Pembangunan Jembatan dan Air Bersih, TNI Hadir untuk Rakyat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Tim Kuasa Hukum Pemohon Sampaikan Replik dalam Sidang Ketiga Praperadilan di Pati

Berita Terbaru