Ratusan Dosen dari 64 Kampus Gelar PKM Kolaborasi di Desa Wisata Kasomalang Kulon

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedtikdimensi.com Subang, Jawa Barat — Sebuah momentum langka dan penuh energi terjadi di Desa Wisata Kasomalang Kulon. Dalam sebuah aksi yang sangat luar biasa, Universitas

Persada Indonesia Y.A.I memimpin gerakan kolaborasi nasional dengan

menghadirkan 173 dosen dari 64 perguruan tinggi se-Indonesia.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini di gelar selama 2 hari yakni pada tanggal 17–18 April 2026. Bukan sekadar kegiatan akademik, ini adalah “ledakan kolaborasi” yang

menghidupkan masyarakat Desa. Seluruh penjuru Kasomalang Kulon dipenuhi aktivitas edukasi, pelatihan, dan pendampingan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Beragam elemen Desa menjadi pusat perhatian. Pelaku PKK dan UMKM

mendapatkan suntikan strategi bisnis modern dan digital marketing. Tak hanya itu sebuah Kelompok

Baca Juga :  Satlantas Polres Ngawi Gelar Aksi Simpatik Keselamatan Berlalu Lintas di Paron dan Kedunggalar

Sadar Wisata (Pokdarwis) serta pengelola homestay dibekali teknik pengelolaan

wisata yang profesional dan berdaya saing. BUMDes diarahkan untuk menjadi

lokomotif ekonomi desa yang kuat dan berkelanjutan.

 

Di sisi lain, kader Posyandu serta guru PAUD dan TK mendapatkan penguatan dalam

aspek kesehatan dan pendidikan generasi masa depan. Para pemuda yang

tergabung dalam komunitas peduli lingkungan dan komunitas kreatif turut digerakkan menjadi pionir perubahan yang inovatif.

 

Sektor unggulan desa pun tak luput dari sentuhan para akademisi. Petani nanas pembudidaya jamur tiram, serta peternak ikan nila diberikan pendampingan intensif

untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi hasil usaha mereka.

Baca Juga :  Polisi Ngawi Hadirkan Program BASODARA di Bringin

 

Ketua panitia Dr. Sularso Budilaksono, M.Kom mengatakan , Kegiatan ini sebagai “orkestra pengabdian” yang menyatukan berbagai disiplin ilmu dalam satu tujuan besar. Kegiatan pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk memajukan

masyarakat. Kegiatan Ini bukan lagi individual effort, tapi collective impact.”Jelasnya.

 

Kegiatan PKM ini juga membawa dampak positif serta jauh

lebih kuat dan terasa. Alhamdulillah, Antusiame masyarakat terlihat luar biasa. Warga Desa Kasomalang Kulon berbondong-bondong untuk mengikuti

setiap sesi, berdiskusi, dan bahkan langsung mempraktikkan ilmu yang didapat. Suasana Desa berubah menjadi ruang belajar terbuka yang dinamis dan inspiratif.”Ungkap Dr.Sularso Budilaksono,M.Kom.

 

Ucapan terimakasih kasih juga datang dari Kepala Desa Kasomalang Kulon. Beliau mengungkapkan rasa bangga atas kegiatan ini.

Baca Juga :  Polda PBD Tegakkan Keadilan: Mafia Tanah Asal Malaysia, Paulus George Hung, Tetap Tersangka

Kami seperti mendapatkan energi baru. Kehadiran ratusan dosen ini membuka

wawasan kami dan memberi arah yang jelas untuk masa depan desa kami,” tuturnya.

 

“Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa ketika perguruan tinggi bersatu, dampaknya tidak main-main.Desa mampu bertransformasi menjadi pusat inovasi,

ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

 

Desa Kasomalang Kulon kini tidak hanya menjadi Desa wisata biasa, tetapi juga simbol

kekuatan kolaborasi Nasional tempat di mana ilmu pengetahuan bertemu dengan realitas, dan bersama-sama menciptakan perubahan nyata. Sebuah langkah besar menuju desa mandiri, maju, dan berdaya saing tinggi di tingkat Nasional.

(TIM/RED)

Berita Terkait

Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata
Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo
Angin Kencang Api Cepat Menjalar, Personel Koramil Dagangan, Dengan Sigap Membantu Pemadaman Kebakaran
Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum
Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas
Replik Pemohon: Praperadilan Jadi Ruang Menguji Argumentasi Hukum
Tim Kuasa Hukum Pemohon Sampaikan Replik dalam Sidang Ketiga Praperadilan di Pati
Erosi Menggerus Sawah, Warga Kemangguan Desak Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Sungai Luk Ulo
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Angin Kencang Api Cepat Menjalar, Personel Koramil Dagangan, Dengan Sigap Membantu Pemadaman Kebakaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas

Berita Terbaru