Program MBG di Mateseh Tuai Kritik, Warga Pertanyakan Kesesuaian Anggaran dan Porsi

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Semarang – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi Ibu menyusui di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, menuai kritik dari sejumlah warga setelah diketahui bahwa paket makanan yang dibagikan diperuntukkan untuk konsumsi selama dua hari.

 

Berdasarkan dokumentasi yang diterima, satu paket untuk dua hari terdiri dari:

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

– 2 roti cokelat manis

– 2 butir telur ayam rebus

– 4 butir kurma

– 1 klip plastik kecil kering tempe goreng

 

Artinya, secara rata-rata per hari penerima memperoleh:

 

– 1 roti manis

– 1 butir telur rebus

– 2 butir kurma

Baca Juga :  Perkuat Keamanan Wilayah, Polsek Sidareja Gandeng Komunitas Ojol Sosialisasikan Layanan Call Center 110

– Separuh porsi kecil tempe kering

 

Sejumlah warga menyampaikan bahwa mereka mendukung tujuan program. Namun, mereka mempertanyakan apakah komposisi tersebut sudah sesuai dengan standar gizi yang menjadi dasar kebijakan.

 

N, salah satu warga, mengatakan, bahwa warga mendukung program tersebut, namun dirinya mempertanyakan terkait komposisi itu sudah mencukupi kebutuhan untuk sehari-harinya.

 

 

“Kami mendukung program ini, tapi kami ingin tahu apakah komposisi ini sudah sesuai dengan standar gizi. Apakah ini sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari?,” terang N, Selasa (24/02/2026).

 

Perbandingan dengan Standar Gizi Harian Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan energi anak usia sekolah dasar berkisar 1.600–2.000 kkal per hari. Untuk satu kali makan utama, idealnya menyumbang sekitar 500–700 kkal dengan komposisi gizi seimbang.

Baca Juga :  Dua Pengedar Pil Double L Dibekuk, Polres Magetan Tegaskan Perang terhadap Peredaran Narkoba dan Obat Keras Berbahaya

 

Jika dihitung secara estimasi kasar, total energi paket dua hari berkisar ±720–910 kkal. Artinya, per hari hanya sekitar ±360–455 kkal. Secara kuantitas kalori, angka tersebut berada di bawah rata-rata kebutuhan satu kali makan utama.

 

Warga menilai penting adanya penjelasan terbuka mengenai:

 

1. Standar gizi yang dijadikan acuan per hari

2. Nilai anggaran per penerima per hari

3. Skema distribusi dan pengawasan kualitas

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Madiun Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Sabu, Ratusan Gram Narkotika Disita

 

Pengamat kebijakan publik, Dr. Ir. Siti, MSi, mengatakan, “Program MBG harusnya memberikan kontribusi signifikan terhadap pemenuhan gizi masyarakat. Kami berharap adanya evaluasi objektif dan klarifikasi resmi guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip gizi seimbang.”

 

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak penyelenggara terkait rincian anggaran dan dasar perhitungan komposisi menu untuk dua hari tersebut. Warga berharap adanya evaluasi objektif dan klarifikasi resmi guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip gizi seimbang.

 

(SND)

Berita Terkait

Di Tengah Himpitan Ekonomi, Win Suwarto Tawarkan “Win-Win Solution” SEMUA BISA LUNAS UTANG
Ribuan Pesepeda Padati Bhayangkara Go-Fest 2026, Polres Ngawi Pererat Kedekatan dengan Warga
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polres Magetan Peduli Lingkungan Lewat Penanaman Pohon
Denny Caknan Siap Meriahkan SiNARENGAN 2026, Polres Ngawi Ajak Warga Nikmati Hiburan dan Layanan Publik Gratis
Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Mesin TPS3R di Wonosobo, Tim KJN Desak Investigasi Mendalam
Demi Akses Semakin Mudah, Dandim 0804/Magetan Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Ginuk
Di Tengah Gelombang Kredit Macet, Win Suwarto, S.Sy, MBS Tawarkan Jalan Keluar Hukum bagi Debitur
Dandim 0804/Magetan Sambut Kunjungan Kerja Menteri Pertahanan RI di Wilayah Jajaran Kodam V/Brawijaya
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:21 WIB

Di Tengah Himpitan Ekonomi, Win Suwarto Tawarkan “Win-Win Solution” SEMUA BISA LUNAS UTANG

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:45 WIB

Ribuan Pesepeda Padati Bhayangkara Go-Fest 2026, Polres Ngawi Pererat Kedekatan dengan Warga

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:04 WIB

Denny Caknan Siap Meriahkan SiNARENGAN 2026, Polres Ngawi Ajak Warga Nikmati Hiburan dan Layanan Publik Gratis

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:23 WIB

Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Mesin TPS3R di Wonosobo, Tim KJN Desak Investigasi Mendalam

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:19 WIB

Demi Akses Semakin Mudah, Dandim 0804/Magetan Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Ginuk

Berita Terbaru