Hujan Deras Disertai Angin Robohkan Dapur Warga di Karanggayam, Polisi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen — Cuaca ekstrem yang berisiko menyebabkan bencana hidrometeorologi patut diwaspadai bersama. Polres Kebumen mengimbau agar masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda lingkungan sekitar untuk keselamatan bersama.

 

Seperti yang terjadi di wilayah Karanggayam. Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah bangunan dapur milik warga di Desa Kalirejo, roboh. Peristiwa itu terjadi pada Kamis malam, 26 Maret 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, bangunan yang roboh merupakan dapur milik Teguh Purwanto, warga Dukuh Cawangan RT 02 RW 02. Dapur berukuran sekitar 2,5 meter x 6 meter itu sebagian terbuat dari bata merah dan papan, dengan atap genteng.

Baca Juga :  Ketua DPC LPKSM Kresna Kebumen, Gugat Media Online ke Dewan Pers

 

“Bangunan diduga sudah dalam kondisi rapuh, sehingga tidak mampu menahan beban atap saat diguyur hujan deras yang disertai angin,” kata Kapolres, Jumat 27 Maret 2026.

 

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai jutaan Rupiah. Petugas dari Polsek Karanggayam bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan asesmen.

Baca Juga :  Beberapa Anggota Koramil 07/Maos Melatih Tata Cara Upacara Dalam Rangka Hari Jadi Kota Cilacap Ke-170

 

Tim yang turun ke lapangan terdiri dari Kapolsek Karanggayam Iptu Sumaryadi beserta anggota, perangkat desa, serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

 

Kapolres menegaskan, masyarakat diminta lebih waspada terhadap kondisi bangunan rumah, terutama yang sudah tua atau mengalami kerusakan. “Kami mengimbau warga untuk segera melakukan perbaikan jika terdapat bagian rumah yang berpotensi membahayakan, terlebih di tengah cuaca yang tidak menentu,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Kebumen Amankan Festival Gerobag di Buluspesantren

 

Sebagai tindak lanjut, kerja bakti akan dilakukan pada Sabtu pagi, 28 Maret 2026, melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah desa, dan warga setempat untuk membersihkan serta memperbaiki bagian bangunan yang terdampak.

 

Adanya situasi itu, masyarakat diminta untuk tetap siaga dan segera melapor apabila terjadi kejadian serupa di lingkungannya.

 

Hingga sampai saat ini, Polres Kebumen hingga Polsek jajaran telah menyiagakan personelnya antisipasi bencana yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Hadirkan Rasa Aman, Polres Kebumen Gelar Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah
PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung
Pengamanan Khidmat Jumat Agung, Polres Magetan Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ibadah Umat Nasrani
Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran
Skandal Rp1,9 Miliar di Pegadaian, Aktivis Tekan Usut Tuntas Tanpa Ampun
Polres Kebumen Amankan Kebaktian Jumat Agung, Ratusan Jemaat Beribadah dengan Kondusif
Polres Ngawi Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Paskah Aman dan Kondusif
Pasca Lebaran 2026, Satgas Pangan Polres Magetan Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Aman
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 14:43 WIB

Hadirkan Rasa Aman, Polres Kebumen Gelar Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah

Sabtu, 4 April 2026 - 14:22 WIB

PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung

Sabtu, 4 April 2026 - 14:19 WIB

Pengamanan Khidmat Jumat Agung, Polres Magetan Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ibadah Umat Nasrani

Sabtu, 4 April 2026 - 09:53 WIB

Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran

Sabtu, 4 April 2026 - 01:18 WIB

Skandal Rp1,9 Miliar di Pegadaian, Aktivis Tekan Usut Tuntas Tanpa Ampun

Berita Terbaru