Dugaan Pungutan di SDN 1 Tambakagung Kebumen Dilaporkan, Kejari Diminta Bertindak Cepat

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Dugaan praktik pungutan di lingkungan pendidikan kembali mencuat. Kali ini, kasus tersebut terjadi di SD Negeri 1 Tambakagung, Kabupaten Kebumen, dan telah resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kebumen.

 

Laporan ini memicu perhatian publik dan mendorong aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas dan transparan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Laporan Disertai Bukti Lengkap

 

Pelapor menyebutkan bahwa laporan yang diajukan tidak hanya berupa aduan semata, tetapi juga dilengkapi dengan data dan bukti dugaan pungutan yang terjadi di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Pilu karyawan 3 tahun bekerja diberhentikan sepihak oleh PT Esa Jaya Putra yang berlokasi di Pergudangan Mutiara Kosambi 2

 

Masyarakat berharap agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti secara profesional demi menjaga integritas dunia pendidikan.

 

Sorotan Dugaan Rangkap Jabatan

 

Selain dugaan pungutan, isu lain yang turut menjadi sorotan adalah adanya dugaan rangkap jabatan di lingkungan pendidikan.

 

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta membuka peluang terjadinya penyimpangan yang merugikan masyarakat, khususnya wali siswa.

 

Peran Aktif Wali Siswa Ditekankan

Baca Juga :  Afo Lim melalui Foss Group Luncurkan Foodtray TKDN 100%, SNI, dan Bersertifikat Sucofindo untuk Dukung Program Makan Gratis Bergizi

 

Masyarakat, terutama wali siswa, diimbau untuk lebih aktif dalam mengawasi kebijakan sekolah.

 

Jika ditemukan indikasi pelanggaran, mereka diminta tidak ragu untuk melapor melalui kanal resmi yang tersedia, guna mencegah praktik pungutan liar terus berulang.

 

Kejari Kebumen: Masih Tahap Pendalaman

 

Terpisah, Kasi Intel Sulistyohadi menyampaikan bahwa laporan yang diajukan oleh Sugiyono selaku penerima kuasa dari sejumlah wali siswa telah diterima.

 

Menurutnya, laporan tersebut sudah didisposisikan ke bidang tindak pidana khusus (Pidsus) untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Polres Kebumen Klarifikasi Sugiyono, Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos

 

“Saat ini masih dalam proses pendalaman dan akan segera ditindaklanjuti secepatnya oleh Kasi Pidsus,” ujarnya, Senin(06/04/2026).

 

Harapan Pengawasan Bersama

 

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian bersama. Pengawasan dari masyarakat, media, serta aparat penegak hukum dinilai sangat penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang bersih, adil, dan transparan.

 

Selain itu, peristiwa ini juga menjadi pengingat agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan kewenangan di sektor pendidikan.

 

 

(TIM)

Berita Terkait

Skandal Mafia Hukum di Sulawesi Utara: Menggugat Nurani Polri atas Penyingkiran Sang Pembongkar Korupsi
LSM PAKAR Tapanuli Selatan Desak KPK Periksa Bupati Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR BI–OJK
Sugiyono Bongkar Dugaan Masalah Anggaran Pendidikan, Desak DPRD Kebumen Segera Bertindak
Pemerintah Belanda Dukungan Penuh Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko
Modus Oknum Wartawan “Rara” Minta Rp20 Juta ke Warga Sragen, Ngaku Dekat Kapolres dan Jadi Dosen
Siswi Berprestasi Kebumen Derita Infeksi Parah, Butuh Ambulans ke Rumah Sakit
Sorotan Dugaan Pencemaran Nama Baik dan ITE di Kebumen, Aktivis Minta Semua Pihak Pahami Hukum
Pimpinan Redaksi Detikdimensi Laporkan Akun KI ke Polres Kebumen, Sugiyono Soroti Dampak Penyebaran Screenshot
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 18:41 WIB

Skandal Mafia Hukum di Sulawesi Utara: Menggugat Nurani Polri atas Penyingkiran Sang Pembongkar Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 18:11 WIB

LSM PAKAR Tapanuli Selatan Desak KPK Periksa Bupati Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR BI–OJK

Kamis, 9 April 2026 - 14:14 WIB

Sugiyono Bongkar Dugaan Masalah Anggaran Pendidikan, Desak DPRD Kebumen Segera Bertindak

Rabu, 8 April 2026 - 21:27 WIB

Modus Oknum Wartawan “Rara” Minta Rp20 Juta ke Warga Sragen, Ngaku Dekat Kapolres dan Jadi Dosen

Rabu, 8 April 2026 - 18:27 WIB

Siswi Berprestasi Kebumen Derita Infeksi Parah, Butuh Ambulans ke Rumah Sakit

Berita Terbaru