Emak-Emak Lawan Bus Ngeblong, Kini Resmi Jadi Duta Lalu Lintas 2026 Polres Magetan

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Magetan – Aksi berani seorang emak-emak pengendara sepeda motor yang viral di media sosial berbuah apresiasi dari kepolisian. Pada Selasa (5/5/2026), Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menggelar audiensi dan mediasi khusus bersama Ibu Sri, sosok yang terekam menghadang bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang diduga hendak menerobos lampu merah di pertigaan Glodoh, Karangrejo, Magetan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Sri resmi dianugerahi penghargaan sebagai “Duta Lalu Lintas Polres Magetan 2026”, sebagai bentuk apresiasi atas keteguhannya dalam menaati aturan berkendara.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Peristiwa itu terjadi pada bulan Ramadan lalu, saat Ibu Sri menunggu lampu merah. Ketika sampai di traffic light Karangrejo, lampu sedang menyala merah dan ia berhenti sesuai aturan.

Baca Juga :  Hadir di Pengukuhan Paskibraka 2026, Polres Ngawi Dukung dan Beri Motivasi 

 

Namun situasi berubah ketika sebuah bus AKAP yang berada tepat di belakangnya dan terus membunyikan klakson.

 

Ibu Sri tetap berhenti meski mendapat tekanan dari kendaraan di belakangnya.

 

Klakson dibunyikan berulang kali, seolah meminta Ibu Sri tetap jalan meskipun lampu merah.

 

Dengan tegas, ia tetap diam dan mematuhi rambu lalu lintas hingga lampu berubah hijau.

 

Aksi tersebut kemudian direkam oleh pengendara lain dan viral di media sosial, memicu banyak pujian dari masyarakat.

Baca Juga :  "Gudang Penimbunan Minyak BBM Di Gasak Polda Sumsel Di Linggau"

 

Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan bahwa tindakan Ibu Sri merupakan contoh nyata budaya tertib berlalu lintas yang harus ditiru dan diapresiasi setinggi tingginya.

 

“Apa yang dilakukan Ibu Sri adalah bentuk keberanian sekaligus kepatuhan terhadap aturan. Ini adalah teladan yang sangat baik bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbolis, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif.

 

“Kami berharap kehadiran Duta Lalu Lintas seperti Ibu Sri bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih disiplin dan menghargai keselamatan di jalan,” tambahnya.

 

Setelah kejadian viral, pihak kepolisian juga melakukan mediasi antara Ibu Sri dan sopir bus. Dalam proses tersebut, sopir bus telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Baca Juga :  Dari Olahraga hingga Hiburan, Rutan Ambon Siap Semarakkan HBP ke-62

 

Polisi juga memberikan edukasi khusus kepada pengemudi transportasi umum agar lebih sabar, tidak memaksakan kehendak di jalan, dan selalu mengutamakan keselamatan.

 

Kisah Ibu Sri menjadi pengingat bahwa keselamatan berlalu lintas dimulai dari kepatuhan individu. Keteguhannya menghadapi tekanan di jalan justru menjadi inspirasi luas—bahwa aturan tetap harus ditegakkan, siapa pun dan dalam kondisi apa pun.

 

Kini, sosok sederhana tersebut resmi menjadi wajah baru kampanye tertib lalu lintas di Magetan.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!
Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?
Lawan Kriminalisasi Ko Ilma Fiela Sari, Koalisi Organisasi Perempuan Mengadu ke Komnas Perempuan
Babinsa Koramil 10/Sine dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Ploso Kerep
Desa Trimulyo Menatap Masa Depan: Among Pribadi Siap Lanjutkan Pengabdian Periode Kedua
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:42 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?

Berita Terbaru