Mengetuk Pintu Langit: Kisah Rusdi Asmi, Pemuda Disabilitas yang Berjuang di Tengah Senyapnya Kepedulian

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Solok Selatan – Di sebuah sudut terpencil di Solok Selatan, Sumatera Barat, hiduplah seorang pemuda bernama Rusdi Asmi. Di usianya yang menginjak 28 tahun, usia di mana pemuda lain sedang giat-giatnya membangun masa depan, Rusdi justru harus bergelut dengan keterbatasan fisik yang dibawanya sejak lahir. Ia adalah seorang penyandang disabilitas yang kini hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

 

Nasib malang seolah enggan beranjak dari hidupnya. Rusdi adalah seorang yatim. Satu-satunya sandaran hidup yang ia miliki adalah ibunya yang kini sudah lanjut usia. Tragisnya, sang ibu yang dulu menjadi tulang punggung dengan bekerja serabutan di sawah orang lain, kini sudah tidak berdaya karena faktor usia dan sakit-sakitan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

*Jeritan di Tengah Kesunyian*

 

Saat ditanya mengenai bantuan yang pernah diterima, jawaban Rusdi sangat menyayat hati. “Siapa yang bantu Pak Rusdi selama ini? Tidak ada yang bantu kami, Pak. Ibu saya dulu kerja di sawah orang, sekarang sudah tua tidak bisa kerja lagi. Tolonglah, Pak…” Demikian percakapan WhatsApp singkat antara Rusdi dengan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, Selasa, 12 Mei 2026.

Baca Juga :  H+1 Lebaran, Polres Magetan Perketat Pengamanan Wisata Telaga Sarangan, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

 

Kalimat singkat ini adalah tamparan bagi kita semua. Bagaimana mungkin di negeri yang mengagungkan nilai kemanusiaan dan gotong-royong, masih ada warga negara yang “terlupakan” oleh sistem jaminan sosial dan luput dari pandangan mata mereka yang berpunya?

 

*Panggilan untuk Pemerintah dan Para Pemilik Modal*

 

Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 dengan tegas menyatakan bahwa “Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.” Kasus Rusdi Asmi adalah ujian nyata bagi implementasi pasal tersebut.

 

Kepada Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan Dinas Sosial, Rusdi Asmi membutuhkan lebih dari sekadar simpati. Ia membutuhkan kepastian jaminan kesehatan, bantuan pangan rutin, dan aksesibilitas sebagai penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Kapolres Magetan Berangkatkan 100 Pelajar Ikuti Binlat Jati Diri Bangsa di Kediri, Cetak Generasi Emas

 

Kepada Para Pemilik Usaha dan Dermawan, ingatlah bahwa keuntungan yang kita raih setiap hari tidak akan berkurang sedikit pun jika dialokasikan untuk menyambung nyawa seorang pemuda disabilitas dan ibunya yang sedang sakit. Ini bukan sekadar donasi, ini adalah investasi kemanusiaan.

 

*Kehormatan Sebuah Bangsa*

 

Filsuf Immanuel Kant pernah mengajarkan bahwa martabat manusia adalah sesuatu yang tidak ternilai harganya. Ketika kita membiarkan seorang penyandang disabilitas kelaparan karena tidak mampu bekerja, kita sebenarnya sedang membiarkan martabat kemanusiaan bangsa kita runtuh.

 

Wilson Lalengke, Ketua Umum PPWI, sering menekankan bahwa rakyat adalah pemilik sah negeri ini. Pemerintah hanyalah pelayan yang digaji oleh rakyat untuk memastikan tidak ada satu pun warga, terutama mereka yang paling lemah, yang ditinggalkan (No one left behind). Jika aparatur negara menutup mata terhadap kondisi Rusdi, maka mereka telah berkhianat pada mandat rakyat.

Baca Juga :  Wisuda 189 Siswa, SMP IT Qur’an Al Jahra Magetan Cetak Generasi Berprestasi dan Penghafal Al-Qur’an

 

*Mari Bergerak sebelum Terlambat*

 

Rusdi Asmi tidak meminta kemewahan. Ia hanya meminta haknya untuk bertahan hidup dengan layak bersama ibu tercintanya. Kita tidak butuh menunggu kebijakan besar untuk membantunya; yang kita butuhkan adalah nurani yang masih berfungsi.

 

Bagi siapa pun yang memiliki akses kekuasaan atau kelebihan rezeki, mari kita ulurkan tangan. Rusdi Asmi adalah saudara kita. Penderitaannya adalah duka kita bersama.

 

Data dan keterangan dasar tentang yang bersangkutan antara lain nama: Rusdi Asmi, usia: 28 tahun, alamat: (Sesuai KTP: Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat), dan kondisi fisik: disabilitas sejak lahir, yatim, ibunya lansia dan sakit-sakitan. Bagi yang ingin mengetahui kisah Rusdi Asmi ini, silahkan hubungi Sekreariat PPWI Nasional melalui nomor kontak 081371549165 (Shony).

 

Mari kita suarakan kisah ini hingga sampai ke telinga mereka yang mampu mengubah keadaan. Jangan biarkan Rusdi Asmi berjuang sendirian dalam kegelapan.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Pemilik Akun “Karimah” Siap Diproses Hukum: Polres Segera Tindak Tegas
Putusan PN Tilamuta Picu Reaksi Publik, Dugaan Mafia Tanah Desa Molombulahe Kembali Mengemuka
Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan
Klirong Geger: Warga Tuntut Usut Tuntas, Takut Pelaku “Beli” Keadilan atas Kekerasan Seksual Anak
Panen Jagung Bersama Petani, Polsek Paron Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan di Ngawi
Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru
17 Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Jalani Latihan Kerja di Polres Kebumen
Mengapa ‘Ijasah Jokowi’ Jadi Taruhan Moral Bangsa? Wilson Lalengke Bawa Plato dan Kant untuk Uji Kejujuran Indonesia
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:16 WIB

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Pemilik Akun “Karimah” Siap Diproses Hukum: Polres Segera Tindak Tegas

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:03 WIB

Putusan PN Tilamuta Picu Reaksi Publik, Dugaan Mafia Tanah Desa Molombulahe Kembali Mengemuka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:04 WIB

Klirong Geger: Warga Tuntut Usut Tuntas, Takut Pelaku “Beli” Keadilan atas Kekerasan Seksual Anak

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:51 WIB

Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru

Berita Terbaru