Rakor Aman Suro 2026, Forkopimda dan Perguruan Silat Sepakat Jaga Kondusivitas Kota Madiun

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kota Madiun – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Bulan Suro 1448 H/2026 M, Pemerintah Kota Madiun bersama TNI-Polri, instansi terkait, serta perwakilan perguruan pencak silat menggelar rapat koordinasi menjaga kondusivitas jelang Suroan dan Suran Agung Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai 4 Dinas PUPR Graha Krida Praja Kota Madiun, Kamis (11/6/2026).

 

Rapat yang dipimpin Plt. Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun tersebut dihadiri Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., unsur TNI, Forkopimda, OPD, IPSI, serta perwakilan perguruan pencak silat PSHT dan PSHW TM.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Baca Juga :  Sugiyono Desak Reskrim Polres Kebumen Segera Panggil Terlapor, Kasus Pencemaran Nama Baik Diminta Naik Penyidikan

Dalam sambutannya, Plt. Wali Kota Madiun menegaskan bahwa Bulan Suro merupakan agenda tahunan yang sarat nilai budaya dan spiritual sehingga seluruh pihak harus bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

 

“Seluruh stakeholder memperkuat koordinasi, mengantisipasi potensi kerawanan, serta menjadikan Kota Madiun sebagai contoh daerah yang damai dan menjunjung tinggi persaudaraan”, ujarnya.

 

Sementara itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi menyampaikan bahwa Operasi Aman Suro 2026 akan melibatkan personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur pengamanan internal perguruan pencak silat. Sebanyak 829 personel disiapkan untuk pengamanan kegiatan Suroan PSHT dan 838 personel untuk Suran Agung PSHW TM.

 

“Kami mengajak seluruh warga dan seluruh keluarga besar perguruan pencak silat untuk bersama-sama menjaga situasi Kota Madiun tetap aman dan kondusif. Bulan Suro adalah momentum mempererat persaudaraan, bukan ajang menunjukkan kekuatan. Dengan sinergi semua pihak, kami optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” tegas Kapolres.

Baca Juga :  Polres Ngawi Laksanakan Gatur Lalin, Amankan Hari Pertama Masuk Sekolah 

 

Selain pengamanan, Polres Madiun Kota juga telah melakukan berbagai langkah preventif seperti penindakan balap liar, peredaran minuman keras, pembentukan tim reaksi cepat, serta peningkatan patroli dan sambang ke lingkungan masyarakat maupun lokasi latihan perguruan pencak silat.

 

Dalam forum tersebut, seluruh pihak juga berkomitmen mendukung pelaksanaan kegiatan agar berjalan aman, tertib, dan lancar. Pengurus PSHT maupun PSHW TM menyatakan kesiapan untuk mematuhi seluruh ketentuan pengamanan, mengerahkan pengamanan internal, serta mengedepankan koordinasi dengan aparat keamanan.

Baca Juga :  Kapolres Ngawi Cek Lokasi Pos Pam Operasi Ketupat Semeru 2026, Pastikan Siap Maksimal

 

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Maklumat Aman Suro 2026 yang memuat sejumlah ketentuan, di antaranya larangan penggunaan atribut perguruan saat keberangkatan dan kepulangan, kewajiban menggunakan kendaraan roda empat tertutup, larangan penggunaan pengeras suara, kepatuhan terhadap lokasi parkir yang telah ditentukan, serta larangan adanya penggembira dalam rangkaian kegiatan Suroan dan Suran Agung.

 

Melalui rakor dan penandatanganan maklumat tersebut, seluruh unsur yang hadir sepakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mewujudkan pelaksanaan Bulan Suro 2026 yang aman, tertib, damai, dan penuh makna bagi seluruh masyarakat Kota Madiun.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Bakti Religi Serentak di Sejumlah Tempat Ibadah
LSM GMBI dan Grib Jaya Serahkan Bukti Dugaan Kekerasan Seksual Anak ke Polsek Klirong: Desak Proses Hukum, Tolak Penyelesaian Kekeluargaan
Polsek Bringin Ngobar Jelang Suro, Jaga Kamtibmas Ngawi Tetap Kondusif
Ketua PPWI Kebumen Soroti Lambatnya Naik Status Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Akun “Karimah”
Ketika Pamong Berubah Menjadi Algojo: Menyoal Mangkirnya Oknum Satpol PP Jakarta dari Panggilan Polisi
Keadilan yang Tersandera: Polres Nias Dinilai Sengaja Mempermaikan Perkara demi Kepentingan Tertentu
Jelang Bulan Suro, Muspika Kartoharjo Bekali 149 Calon Warga PSHT untuk Jaga Kamtibmas dan Junjung Persaudaraan
Viral Terekam CCTV, Komplotan Pencuri Sepeda Antar Daerah Berhasil Dibekuk Tim URC Resmob Polres Magetan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:26 WIB

Rakor Aman Suro 2026, Forkopimda dan Perguruan Silat Sepakat Jaga Kondusivitas Kota Madiun

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:28 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Bakti Religi Serentak di Sejumlah Tempat Ibadah

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

LSM GMBI dan Grib Jaya Serahkan Bukti Dugaan Kekerasan Seksual Anak ke Polsek Klirong: Desak Proses Hukum, Tolak Penyelesaian Kekeluargaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:49 WIB

Polsek Bringin Ngobar Jelang Suro, Jaga Kamtibmas Ngawi Tetap Kondusif

Jumat, 12 Juni 2026 - 02:15 WIB

Ketika Pamong Berubah Menjadi Algojo: Menyoal Mangkirnya Oknum Satpol PP Jakarta dari Panggilan Polisi

Berita Terbaru