Detikdimensi.com Linggo Sari Baganti – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menunjukkan aksi nyata kepedulian lingkungan dan ekonomi kerakyatan melalui aksi gotong royong massal pada Jumat (17/7/2026).
Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada pembukaan dan pembersihan akses jalan menuju perkebunan karet milik petani di kawasan Batu Tagak, Kampung Lagan Gadang Mudik, Nagari Lagan Mudik Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti. Jalur ini diketahui memiliki nilai strategis karena menjadi urat nadi perekonomian yang menghubungkan dua nagari sekaligus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agenda sosial ini merupakan pengejawantahan langsung dari Gerakan Langit Biru Indonesia Asri. Program berskala nasional tersebut diinisiasi oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), guna mendorong kelestarian lingkungan dan kebersihan ruang publik.
Ketua DPC Partai Demokrat Pessel, Jamalus Yatim, menegaskan bahwa aksi ini menjadi bukti konkret kehadiran partai di tengah-tengah persoalan masyarakat melalui jargon “Laskar Biru Demokrat Bergerak”. Para kader, simpatisan, dan warga turun langsung ke lapangan untuk menyisir jalan yang selama ini tertutup semak belukar.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa bergerak bersama masyarakat di Lagan. Kegiatan ini tidak akan menjadi aksi seremonial belaka, melainkan agenda rutin yang akan terus kami laksanakan setiap hari Jumat,” ujar Jamalus di sela-sela kegiatan.
Jamalus menambahkan, penetrasi Partai Demokrat ke akar rumput tidak melulu soal kontestasi politik, melainkan komitmen kemanusiaan yang berdampak langsung pada produktivitas warga. Melalui langkah kecil ini, ia berharap dapat memicu kesadaran kolektif yang lebih besar akan pentingnya menjaga ekosistem.
Aksi ini pun mendapat sambutan hangat. Berbagai elemen masyarakat turut hadir di lapangan, mulai dari tokoh adat, Wali Nagari, perwakilan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Linggo Sari Baganti, kepala kampung, hingga puluhan warga setempat.
Manfaat dari pembersihan jalan ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat, salah satunya Irul, seorang petani karet di kawasan tersebut.
Menurutnya, akses jalan yang bersih akan sangat membantu kelancaran mobilisasi hasil panen warga.
“Program Gerakan Langit Biru ini sangat menyentuh kebutuhan mendasar kami.
Kami berharap aksi seperti ini konsisten dilakukan, sebab urusan kebersihan fasilitas publik memang sudah sepatutnya menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah,” pungkas Irul
(TIM/RED)








