Kemarau Membuat Lahan Mudah Terbakar, Polres Kebumen Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen — Musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Berkurangnya curah hujan membuat rumput, semak, daun kering, dan vegetasi di permukaan tanah kehilangan kelembapan sehingga lebih mudah terbakar.

 

Kondisi itu mendorong Polres Kebumen memperkuat patroli pencegahan karhutla bersama TNI dan pemerintah desa. Patroli dilakukan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus mencegah masyarakat melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan pencegahan menjadi hal penting sebagai langkah awal antisipasi karhutla.

 

“Musim kemarau membuat vegetasi menjadi kering dan mudah terbakar. Karena itu, pencegahan dan deteksi dini harus dilakukan bersama-sama,” kata AKBP Putu, Selasa, 8 September 2026.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Tim Gabungan Garuk 15 Pasangan Mesum di Kos-kosan dan Hotel Cilacap 

 

Salah satu pencegahan dilakukan Polsek Gombong pada hari ini. Kapolsek Gombong AKP Tugiman memimpin patroli sinergitas antisipasi karhutla di wilayah Desa Wonosigro, Kecamatan Gombong.

 

Patroli melibatkan empat personel Polsek Gombong, yakni AKP Tugiman, Kanit Binmas Ipda Supono, Kanit Provos Aiptu Kastijo, dan Banit Samapta Bripda Alfin. Kegiatan itu juga melibatkan personel Koramil Gombong Serma Juni Waskito serta Kepala Desa Wonosigro Waluyo dan perangkat desa Deni.

 

Patroli menyasar pekarangan di wilayah Desa Wonosigro. Petugas memberikan imbauan kepada masyarakat dan perangkat desa agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

Baca Juga :  Patroli Hunting System Satlantas Polres Ngawi, Tekan Pelanggaran dan Cegah Kecelakaan

 

Perangkat desa juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kebakaran atau indikasi munculnya api di wilayahnya.

 

“Kecepatan informasi sangat penting. Jika ada kejadian, segera laporkan agar dapat ditangani sebelum api meluas,” kata Putu.

 

Menurut Kapolres, karhutla tidak selalu disebabkan faktor alam. Aktivitas manusia, baik sengaja maupun karena kelalaian, dapat menjadi sumber api. Pembakaran sampah, pembukaan lahan dengan cara dibakar, maupun puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat memicu kebakaran ketika berada di lingkungan yang kering.

 

“Patroli bukan menunggu sampai terjadi kebakaran. Kami berupaya mencegah agar sumber api tidak muncul dan segera merespons apabila ditemukan titik yang berpotensi terbakar,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Lahan Jati dan Sawah di Mojopurno Berhasil Dipadamkan, Babinsa Bersama Petugas dan Warga Sigap Lakukan Penanganan

 

AKBP Putu mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat. Polisi dan TNI dapat melakukan patroli, tetapi pengawasan lingkungan sehari-hari juga sangat bergantung pada warga dan perangkat desa.

 

“Kami mengajak masyarakat tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan. Jangan menunggu api membesar. Kalau melihat potensi kebakaran, segera laporkan,” ujar Kapolres.

 

Selain mencegah kerugian terhadap lingkungan dan lahan masyarakat, langkah tersebut dilakukan untuk menghindari dampak lanjutan karhutla berupa asap, gangguan aktivitas warga, hingga ancaman terhadap keselamatan apabila kebakaran meluas.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Erosi Menggerus Sawah, Warga Kemangguan Desak Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Sungai Luk Ulo
Jawaban 20 Halaman Polresta Pati Disorot: Kuasa Hukum H. Utomo Sebut Inti Gugatan Tak Dijawab
Kuasa Hukum H. Utomo Kritik Jawaban 20 Halaman Polresta Pati
AKBP Rachmad C Yusuf Lanjutkan Program Kapolres Kebumen Sebelumnya
Pedang Pora Sambut Pejabat Kapolres Kebumen, Amanah Kepemimpinan Berganti
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolresta Pati Perkuat Kerukunan
Revitalisasi SDN Jatimalang Senilai Rp1,1 Miliar: Desakan Pengawasan Ketat Mengiringi Rencana Sistem Swakelola
Tak Takut Polisi, 300 Siswa SDN 1 Karangasri Bermain ke Polres Ngawi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Erosi Menggerus Sawah, Warga Kemangguan Desak Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Sungai Luk Ulo

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Jawaban 20 Halaman Polresta Pati Disorot: Kuasa Hukum H. Utomo Sebut Inti Gugatan Tak Dijawab

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Kuasa Hukum H. Utomo Kritik Jawaban 20 Halaman Polresta Pati

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:19 WIB

AKBP Rachmad C Yusuf Lanjutkan Program Kapolres Kebumen Sebelumnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pedang Pora Sambut Pejabat Kapolres Kebumen, Amanah Kepemimpinan Berganti

Berita Terbaru