Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Rabat – Dinamika politik Kerajaan Maroko memasuki babak baru yang sarat makna. Berdasarkan rilis resmi dari Istana Kerajaan di Rabat pada Rabu, 14 Oktober 2026, Yang Mulia King Mohammed VI menerima Fatima Ezzahra El Mansouri, Kepala Pemerintahan yang ditugaskan membentuk pemerintahan baru di Istana Kerajaan Rabat.

 

Dalam audiensi penting tersebut, Fatima Ezzahra El Mansouri menyampaikan laporan langsung kepada King Mohammed VI mengenai berbagai tahapan proses pembentukan kabinet pemerintahan baru yang telah dicapai sejauh ini. Menanggapi laporan tersebut, Raja Maroko menyampaikan doa dan harapan terbaik agar misi mulia tersebut berjalan lancar dan diberikan kesuksesan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Baginda King Mohammed VI juga menekankan bahwa fase mendatang menuntut keterlibatan yang komprehensif serta aksi pemerintahan yang serius dan bertanggung jawab, mengingat besarnya tantangan, isu, dan harapan masyarakat di berbagai bidang. Pertemuan konstitusional ini mencerminkan pelaksanaan kewenangan kedaulatan Raja untuk memastikan berfungsinya institusi-institusi negara secara optimal.

Baca Juga :  Sambangi Lapas Nusakambangan, Ketua Umum PPWI Beri Penghargaan untuk Tokoh dan Pengusaha Cilacap

 

Berikut adalah release asli yang diterima redaksi dari Istana Kerajaan Maroko yang berisi pernyataan resmi pihak Istana Raja.

 

_Statement by the Royal Office Rabat,_

 

_14/10/2026_

 

_Here follows a statement by the Royal Office:_

 

_”His Majesty King Mohammed VI, may God assist Him, received Fatima Ezzahra El Mansouri, Head of Government tasked with forming the new government, on Wednesday, October 14, 2026, at the Royal Palace in Rabat._

 

_During this Audience, the Head of Government briefed his Majesty King Mohammed VI, may God glorify Him, on various stages of the government formation process achieved thus far._

 

_On this occasion, His Majesty the King, may God preserve Him, expressed to the Head of Government tasked with forming the new government His best wishes for success in her mission, emphasizing that the next stage requires a comprehensive involvement and serious, responsible government action, given the scale of issues, challenges and expectations on various fronts._

Baca Juga :  Dandim Ngawi Sambut Kunker Deputi Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan RI, Tinjau Pembangunan KDMP Kerek

 

_This Royal Audience falls within the framework of constitutional powers conferred upon His Majesty the King and the Sovereign’s will to ensure the proper functioning of constitutional institutions.”_

 

*Apresiasi dan Dukungan Persisma*

 

Menanggapi momen penting tersebut, Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma), Wilson Lalengke, menyampaikan pandangan menarik dan apresiasi yang penuh simpatik. Ia menilai pertemuan antara pemimpin tertinggi Kerajaan Maroko dan Kepala Pemerintahan yang terjadi di Istana Raja merupakan sebuah pemandangan yang ikonik dan mempesona, serta menjadi simbol kuat dari harmoni tata kelola negara yang menjanjikan masa depan cerah bagi bangsa Maroko maupun percaturan global.

 

Menurutnya, pertemuan King Mohammed VI dan Kepala Pemerintahan Maroko, yang merupakan wanita pertama sebagai kepala pemerintahan di negara Muslim itu, adalah pemandangan yang sangat menakjubkan dan ikonik. “Ini menunjukkan kematangan institusional yang luar biasa dan membawa harapan besar akan masa depan yang cerah, tidak hanya bagi rakyat Maroko tetapi juga memberikan inspirasi positif bagi dunia internasional, terutama di dunia Islam,” ujar Wilson Lalengke dari Jakarta, Kamis (15/10/2026) penuh antusias.

Baca Juga :  Kapolres Magetan Fasilitasi Dialog Peternak Ayam Petelur, Dorong Penyerapan Produk Lokal

 

Lebih lanjut, tokoh pers terkemuka Indonesia dan pemerhati hubungan internasional itu juga menegaskan komitmen organisasinya. Wilson Lalengke menyatakan bahwa Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma) siap sedia untuk memberikan bantuan, kerja sama, dan dukungan penuh terhadap pemerintahan baru Maroko di bawah kepemimpinan yang visioner ini.

 

Dukungan moral dari Persisma tersebut mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Maroko. Dengan terbentuknya pemerintahan baru yang solid dan komprehensif, Maroko diharapkan dapat terus melangkah mantap dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan rakyat, serta stabilitas regional yang kokoh.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Kapolres Madiun Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Muttaqin Desa Kaibon
Semangat Mbah Jumiran, Usia 81 Tahun Tetap Aktif Bantu Pembangunan Jalan Paving di TMMD Ke-130
Hari Ketiga TMMD ke-130 Kodim Ngawi, Rehab RTLH Rumah Pak Suwoto Masuki Tahap Perakitan Kayu
Dugaan Manipulasi Proyek Revitalisasi SMK Muhammadiyah 2 Wonosobo Senilai Rp748 Juta, Warga Temukan Material Bekas Digunakan Kembali
Amien Rais ke Prabowo: 3 Tahun Masa Bhakti Anda Akan Lebih Produktif Kalau Gibran Didrop Saja
Presiden Prabowo Lantik 7 Pejabat, Dia Jendral Jadi Wamenhan
Tak Ada Lagi Celah Impunitas? MK Wajibkan UU Peradilan Militer Diubah Dalam 2 Tahun
Analisa kemungkinan KPK Akan OTT Lagi di Jawa Tengah setelah OTT di Kab. Klaten
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Kapolres Madiun Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Muttaqin Desa Kaibon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semangat Mbah Jumiran, Usia 81 Tahun Tetap Aktif Bantu Pembangunan Jalan Paving di TMMD Ke-130

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Hari Ketiga TMMD ke-130 Kodim Ngawi, Rehab RTLH Rumah Pak Suwoto Masuki Tahap Perakitan Kayu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dugaan Manipulasi Proyek Revitalisasi SMK Muhammadiyah 2 Wonosobo Senilai Rp748 Juta, Warga Temukan Material Bekas Digunakan Kembali

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Amien Rais ke Prabowo: 3 Tahun Masa Bhakti Anda Akan Lebih Produktif Kalau Gibran Didrop Saja

Berita Terbaru