Kebakaran Lahan 4 Hektare di Pejagoan, Api Padam Setelah Empat Jam

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen — Kebakaran melanda lahan kering seluas sekitar empat hektare di Dukuh Lengkong, Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Selasa, 13 Oktober 2026. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.40 WIB setelah warga bersama petugas berupaya memadamkan kobaran api secara gotong royong.

 

Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C Yusuf mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 16.30 WIB. Api membakar lahan yang dipenuhi daun kering, rumput, dan pepohonan kering sehingga berpotensi membuat kobaran api merambat ke area lain.

 

“Beruntung apa segera bisa dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata AKBP Rachmad, Rabu, 14 Oktober 2026.

 

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula ketika Sukadir, pemilik lahan, melihat kobaran api di sekitar puncak gunung di Dukuh Lengkong. Ia kemudian memberi tahu warga dan ketua RT setempat untuk melakukan pemadaman.

Baca Juga :  Tanah Adat Tanah Moi Bukan Komoditas: Negara Dituntut Berdiri di Sisi Masyarakat Adat

 

Warga berupaya menjinakkan api menggunakan ranting pohon dan daun basah. Petugas Polsek Pejagoan yang mendatangi lokasi mendapati api masih menyala dan merambat ke bagian bawah lahan.

 

Kapolsek Pejagoan AKP Parnoto bersama personel kepolisian, anggota TNI, serta kepala desa, hingga perangkat Desa Jemur turut mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Baca Juga :  Sukseskan Program Presiden TNI Hadir Untuk Rakyat, Kodim 0428/Mukomuko Laksanakan Ground Breaking Jembatan Garuda Tahap V dan VI Kodam XXI/RI

 

AKBP Rachmad mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar lahan kering, terutama ketika cuaca mendukung api mudah menjalar.

 

Ia juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila melihat titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Kewaspadaan dan kepedulian warga dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas serta melindungi lingkungan dan permukiman di sekitarnya.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Kapolres Madiun Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Muttaqin Desa Kaibon
Semangat Mbah Jumiran, Usia 81 Tahun Tetap Aktif Bantu Pembangunan Jalan Paving di TMMD Ke-130
Hari Ketiga TMMD ke-130 Kodim Ngawi, Rehab RTLH Rumah Pak Suwoto Masuki Tahap Perakitan Kayu
Dugaan Manipulasi Proyek Revitalisasi SMK Muhammadiyah 2 Wonosobo Senilai Rp748 Juta, Warga Temukan Material Bekas Digunakan Kembali
Amien Rais ke Prabowo: 3 Tahun Masa Bhakti Anda Akan Lebih Produktif Kalau Gibran Didrop Saja
Presiden Prabowo Lantik 7 Pejabat, Dia Jendral Jadi Wamenhan
Tak Ada Lagi Celah Impunitas? MK Wajibkan UU Peradilan Militer Diubah Dalam 2 Tahun
Analisa kemungkinan KPK Akan OTT Lagi di Jawa Tengah setelah OTT di Kab. Klaten
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Kapolres Madiun Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Muttaqin Desa Kaibon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Semangat Mbah Jumiran, Usia 81 Tahun Tetap Aktif Bantu Pembangunan Jalan Paving di TMMD Ke-130

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Hari Ketiga TMMD ke-130 Kodim Ngawi, Rehab RTLH Rumah Pak Suwoto Masuki Tahap Perakitan Kayu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dugaan Manipulasi Proyek Revitalisasi SMK Muhammadiyah 2 Wonosobo Senilai Rp748 Juta, Warga Temukan Material Bekas Digunakan Kembali

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Amien Rais ke Prabowo: 3 Tahun Masa Bhakti Anda Akan Lebih Produktif Kalau Gibran Didrop Saja

Berita Terbaru