DPD PPWI Sultra Soroti Dugaan Ketidak Transparan Anggaran Disdikbud Tahun 2025 Senilai 40 Miliar

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kendari – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD PPWI) Provinsi Sulawesi Tenggara melayangkan surat klarifikasi dan konfirmasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara terkait penggunaan anggaran tahun 2025.

 

Surat bernomor 02/DPD-PPWI Sultra/I/2026 tersebut menyoroti pelaksanaan anggaran yang diproses melalui e-katalog (e-purchasing) dengan nilai sekitar Rp40 miliar yang bersumber dari APBN/APBD. Dalam surat itu, DPD PPWI Sultra meminta penjelasan atas 21 mata anggaran atau belanja jasa pengadaan yang diproses melalui mekanisme e-katalog.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun, Ketua DPD PPWI Sultra, La Songo, mengungkapkan bahwa hingga kini pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara belum memberikan jawaban yang memadai atas surat klarifikasi tersebut.

Baca Juga :  Police Go To School di SMK Modern Ngawi, Satlantas Polres Ngawi Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

 

Sementara itu, Humas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamarudin, saat dikonfirmasi tim media yang tergabung dalam DPD PPWI Sultra, menjelaskan bahwa surat tersebut belum bisa dijawab karena masih dalam tahap pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

 

“Dari 21 mata anggaran yang ditanyakan, baru 14 yang bisa kami jawab, itu pun setelah kami konsultasi dengan para PPTK kegiatan. Namun, kami tidak bisa memberikan konfirmasi secara lisan maupun tertulis karena masih bersifat rahasia negara,” ujar Kamarudin saat dihubungi pekan lalu.

Baca Juga :  SMAN 1 Ngawi Pertahankan Gelar Juara Bupati Cup II 2026

 

Sebelumnya, berdasarkan hasil monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, pengadaan barang dan jasa yang diproses melalui e-katalog disebut-sebut menjadi salah satu titik rawan dugaan korupsi. Padahal, secara mekanisme, e-katalog justru dirancang untuk meminimalisir celah praktik korupsi.

 

Menanggapi hal tersebut, La Songo menegaskan bahwa tidak dijawabnya surat yang dikirim sejak 30 Januari 2026 menimbulkan dugaan kuat adanya ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran tahun 2025 yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

 

“Ini menguatkan dugaan kami bahwa pengelolaan anggaran tidak dilakukan secara transparan. Karena itu, kami akan melakukan investigasi secara detail terhadap seluruh proyek tahun 2025 untuk kemudian diuji dan dilaporkan kepada aparat penegak hukum,” tegasnya kepada sejumlah media.

Baca Juga :  Peringati Nuzulul Quran, Kapolres Ngawi Membersamai Anak Yatim di Aula Barnadip

 

DPD PPWI Sultra juga menyatakan bahwa sejumlah item anggaran yang mereka konfirmasi diduga sengaja tidak dibuka ke publik, sehingga memicu kecurigaan adanya upaya menutup-nutupi pengelolaan keuangan daerah.

 

Sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip keberimbangan, klarifikasi dan hak jawab selalu terbuka kepada seluruh pihak terkait. Redaksi mempersilakan pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini untuk menghubungi redaksi guna kepentingan klarifikasi dan hak jawab.

 

(TIM REDAKSI)

Berita Terkait

Api Lahap Lahan Tebu di Patihan, Petugas Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas
Tumbuhkan Nasionalisme dan Disiplin, Kodim Ngawi Gelar Lomba Kreasi Baris-Berbaris Dalam Rangka HUT TNI Ke 81
Ingatkan Para Remaja! Kapolresta Pati Stop Tawuran dan Balap Liar
Dari Surpres hingga Uji Kelayakan, Ini Harapan Agus Kliwir ke Kapolri Baru
ABPEDNAS Dukung Turnamen Sepak Bola Desa di Kebumen, Tegaskan Olahraga sebagai Pemersatu Warga
Polres Ngawi Ajak Generasi Muda Paham AI di MAN 2 Ngawi
Pelatihan AI di SMA N 1 Prembun, Pelajar Diajak Berfikir Kritis
Perempuan Ukraina Wajib Militer dan Proyek Diplomasi Manis: Pernyataan Elena Semerikova dan Apresiasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Api Lahap Lahan Tebu di Patihan, Petugas Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Tumbuhkan Nasionalisme dan Disiplin, Kodim Ngawi Gelar Lomba Kreasi Baris-Berbaris Dalam Rangka HUT TNI Ke 81

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Ingatkan Para Remaja! Kapolresta Pati Stop Tawuran dan Balap Liar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dari Surpres hingga Uji Kelayakan, Ini Harapan Agus Kliwir ke Kapolri Baru

Selasa, 29 September 2026 - 21:12 WIB

ABPEDNAS Dukung Turnamen Sepak Bola Desa di Kebumen, Tegaskan Olahraga sebagai Pemersatu Warga

Berita Terbaru