Asap Tebal Pengolahan Arang Batok di Pati, Dinas Tutup Mata?

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Pati – Aktivitas pengolahan arang batok kelapa di kawasan Jalan Lingkar Selatan (Lkr Sel) Pati, tepatnya di wilayah Kebun, Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo, kembali menuai sorotan. Asap putih keabu-abuan yang mengepul tebal dari lokasi pembakaran diduga menjadi penyebab terganggunya jarak pandang dan keselamatan pengguna jalan.

 

Sejumlah pengendara mengeluhkan kondisi tersebut karena asap kerap menutupi badan jalan, terutama saat angin berembus ke arah timur. Situasi ini dinilai membahayakan, khususnya bagi pengendara roda dua yang rentan kehilangan visibilitas secara mendadak.

 

“Pemadangan sangat membahayakan, kabut dan asap sampai menutupi jalan. Mohon dinas terkait segera menindaklanjuti lokasi pengolahan arang batok kelapa,” keluh Supri, salah satu pengendara yang melintas, Sabtu (21/02/2026).

 

Pantauan di lapangan menunjukkan asap cukup pekat hingga menyerupai kabut tebal. Selain mengganggu jarak pandang, bau menyengat juga tercium di sekitar lokasi. Warga sekitar menyebut kondisi ini bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah berulang tanpa penanganan yang tegas.

 

Dugaan sementara, asap berasal dari proses pembakaran batok kelapa dalam jumlah besar yang dilakukan tidak jauh dari badan jalan. Jika benar demikian, muncul pertanyaan mengenai aspek perizinan, pengawasan lingkungan, serta standar operasional yang diterapkan pelaku usaha.

Baca Juga :  Proyek Preservasi Jalan Kalijeruk-Sarwadadi Capai Progres 50%, Warga Setempat Ikut Dilibatkan

 

Ironisnya, lokasi produksi berada di jalur strategis yang setiap hari dilintasi kendaraan dalam jumlah tinggi. Aktivitas industri rumahan yang menghasilkan polusi diduga dibiarkan berjalan tanpa pengendalian emisi memadai, sehingga dampaknya langsung dirasakan publik.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp menyatakan akan menindaklanjuti aduan masyarakat. Namun warga berharap langkah konkret segera dilakukan, bukan sekadar peninjauan atau teguran administratif.

Baca Juga :  Kebiadaban Bligo Debt Collector PT Mega Auto Finance di Sragen: BPKB Lunas, Status Masih Diblokir

 

“Kalau memang membahayakan, seharusnya dipindah atau ditutup. Jangan sampai menunggu ada kecelakaan dulu baru bertindak,” ujar salah satu warga setempat.

 

Masyarakat mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pengolahan arang tersebut, termasuk dampaknya terhadap keselamatan lalu lintas dan kualitas udara. Pengguna jalan pun diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut, terutama pada jam-jam pembakaran berlangsung.

 

(TIM REDAKSI)

Berita Terkait

DPN PPWI Beri Penghargaan Tokoh Kemanusiaan, Momentum Kebangkitan Nasional Menjadi Pemantik Sinergi Pers dan PMI
Rutan Ambon Bersama TNI/Polri Gelar Razia Insidentil, Tes Urine 30 Warga Binaan Negatif Narkoba
Polres Magetan Amankan Pelaku Curanmor Terekam CCTV Di Maospati serta Kembalikan Motor Korban
Resmi Sandang Pangkat Prada, 814 Prajurit Baru Siap Tempuh Pendidikan Lanjutan
Penutupan Pendidikan Secata TNI AD Tahun 2026, Dandim 0804/Magetan Sampaikan Ucapan Selamat
Polres Ngawi 2 Karangjati Jalani Penilaian SPPG, Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Tingkatkan Profesionalisme Personel, Polres Ngawi Latihan Menembak di Kedunggalar
Sambangi Lapas Nusakambangan, Ketua Umum PPWI Beri Penghargaan untuk Tokoh dan Pengusaha Cilacap
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:58 WIB

DPN PPWI Beri Penghargaan Tokoh Kemanusiaan, Momentum Kebangkitan Nasional Menjadi Pemantik Sinergi Pers dan PMI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:55 WIB

Rutan Ambon Bersama TNI/Polri Gelar Razia Insidentil, Tes Urine 30 Warga Binaan Negatif Narkoba

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:50 WIB

Polres Magetan Amankan Pelaku Curanmor Terekam CCTV Di Maospati serta Kembalikan Motor Korban

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:19 WIB

Resmi Sandang Pangkat Prada, 814 Prajurit Baru Siap Tempuh Pendidikan Lanjutan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polres Ngawi 2 Karangjati Jalani Penilaian SPPG, Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik

Berita Terbaru