Belgia Tegaskan Dukungan terhadap Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Rabat – Kerajaan Belgia kembali menegaskan dukungannya yang tetap dan konsisten terhadap Inisiatif Otonomi Sahara di bawah kedaulatan Maroko, yang dianggap sebagai dasar paling layak, serius, kredibel, dan realistis untuk mencapai solusi politik yang adil, langgeng, dan saling diterima atas sengketa regional Sahara.

 

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Belgia, Maxime Prévot, dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, di Rabat, pada Senin, 02 Maret 2026. Prévot menegaskan bahwa posisi Belgia ini sejalan dengan Deklarasi Bersama yang ditandatangani di Brussels pada 23 Oktober 2025, dan mencerminkan pengakuan atas pentingnya isu Sahara bagi eksistensi dan kesatuan nasional Kerajaan Maroko.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam pernyataannya, Prévot menekankan bahwa Belgia akan bertindak sesuai dengan posisi tersebut, baik di tingkat diplomatik maupun ekonomi. Ia menyatakan bahwa posisi Belgia sejalan dengan hukum internasional, dan akan diwujudkan melalui langkah-langkah konkret, termasuk kunjungan resmi Duta Besar Belgia di Rabat ke wilayah Sahara dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Kades Mulyosri Sebut Pelapor Tak Punya Bukti Kepemilikan Tanah, Kuasa Hukum Siap Lapor Balik

 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan dan mendukung berbagai inisiatif ekonomi, seperti kunjungan perusahaan Belgia dan penyelenggaraan pameran dagang oleh tiga badan regional. Belgia juga menegaskan bahwa Konsulat Jenderal Belgia di Rabat memiliki yurisdiksi atas seluruh wilayah Kerajaan Maroko, termasuk Sahara, tanpa adanya pembatasan regional.

 

Kunjungan Prévot mencerminkan momentum positif dalam hubungan bilateral Maroko–Belgia, yang ditandai oleh dialog politik yang rutin dan keinginan bersama untuk memperdalam kemitraan strategis berdasarkan saling menghormati dan kesamaan pandangan dalam isu-isu penting.

Baca Juga :  Menanam Cinta Tanah Air Sejak Muda, Dandim Madiun Bekali Paskibraka Wawasan Kebangsaan

Langkah Belgia ini memperkuat posisi Maroko di panggung internasional, sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan otonomi di bawah kedaulatan sah adalah solusi yang semakin diterima oleh komunitas global. Dukungan ini juga membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas antara kedua negara.

 

Menanggapi perkembangan ini, Wilson Lalengke, Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma), menyampaikan dukungan penuh terhadap pertemuan dan komitmen Belgia tersebut. “Kami menyambut baik langkah Belgia yang mendukung otonomi Sahara di bawah kedaulatan Maroko. Ini adalah bentuk keberanian diplomatik yang berpihak pada stabilitas dan keadilan regional. Persisma mendukung penuh kerja sama ekonomi dan diplomatik yang akan memperkuat perdamaian dan pembangunan di kawasan Sahara,” ujar Wilson Lalengke, Selasa, 03 Maret 2026 dari Jakarta.

 

Ia juga menekankan bahwa pendekatan seperti ini harus menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam menyikapi konflik regional: mengedepankan solusi politik yang realistis dan menghormati kedaulatan negara. Secara filosofis, dukungan terhadap otonomi di bawah kedaulatan sah mencerminkan prinsip-prinsip penting.

Baca Juga :  Warga: Makanan Sesajen Di Tempat Angker, Lebih Bergizi Daripada Menu MBG di Kebumen?

 

Dukungan Belgia terhadap otonomi Sahara di bawah kedaulatan Maroko adalah langkah penting menuju penyelesaian damai dan berkelanjutan atas sengketa regional. Komitmen diplomatik dan ekonomi yang menyertainya menunjukkan keseriusan Belgia dalam memperkuat stabilitas dan pembangunan kawasan.

 

Komentar Wilson Lalengke sebagai Presiden Persisma menegaskan bahwa dukungan internasional terhadap solusi realistis seperti ini adalah bentuk solidaritas global yang patut diapresiasi. Dengan pendekatan yang berlandaskan keadilan, kedaulatan, dan kerja sama, dunia dapat melangkah menuju masa depan yang lebih damai dan bermartabat.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran
Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola
Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata
Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo
Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga, Danramil Bringin Bersama BPBD Sosialisasikan Penanggulangan Bencana dan Pengetahuan Hukum
Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas
Replik Pemohon: Praperadilan Jadi Ruang Menguji Argumentasi Hukum
Kasad Maruli Simanjuntak Dorong Pembangunan Jembatan dan Air Bersih, TNI Hadir untuk Rakyat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Aktivitas Tambang Pasir di Karanggayam Kembali Beroperasi, Warga Desak Penertiban dan Soroti Dugaan Pembiaran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Dandim Madiun Cup, Panggung Awal Talenta Muda Mengejar Mimpi Sepak Bola

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Aktivitas Galian Pasir di Pesisir Ayamputih Mengancam Fungsi Tanggul Alami, APH Jangan Tutup Mata

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Di Duga Oknum AMPB Intimidasi Wartawan Saat Mengawal Prapid H Utomo

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Dampak Galian Pasir di Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Desak Penertiban Tegas

Berita Terbaru