Bersama Dinkes, Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Dijadikan Petugas Tracer TB Paru, Perkuat Deteksi Dini di Desa

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Sebanyak 90 personel Bhabinkamtibmas Polres Kebumen resmi diluncurkan sebagai petugas tracer penularan Tuberkulosis (TB) Paru. Program tersebut merupakan salah satu prioritas Kapolda Jawa Tengah untuk memperkuat upaya penemuan kasus dan pencegahan penyebaran TB di masyarakat.

 

Launching petugas tracer TB Paru dilaksanakan di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen, dipimpin Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Kegiatan itu dihadiri perwakilan Biddokkes Polda Jawa Tengah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dr. Aris Eko Sulistyono, para pejabat utama Polres Kebumen, serta para Bhabinkamtibmas, Kamis 4 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Baca Juga :  Perkuat Struktur Organisasi, MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan 319 Sertifikat Kader Pratama KOTI Mahatidana

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, program tracer TB Paru menjadi bentuk sinergi antara Polri, Dinas Kesehatan, puskesmas di setiap kecamatan, dan kader kesehatan di tingkat desa dalam upaya menekan angka penularan penyakit tersebut.

 

“TB paru merupakan program prioritas Kapolda Jawa Tengah bersama Biddokkes. Ujung tombak kegiatan ini adalah Bhabinkamtibmas,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama saat memberikan arahan.

 

Secara umum, tugas tracer adalah melakukan pelacakan kontak erat pasien TB Paru, membantu proses identifikasi warga yang berisiko tertular, memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, serta mendorong warga yang memiliki gejala untuk menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Tracer juga berperan dalam memantau kepatuhan pengobatan pasien sehingga proses penyembuhan dapat berjalan optimal.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Longsor Tebing di Sempor, Rumah Warga Terancam

 

Pemilihan Bhabinkamtibmas sebagai tracer dinilai menjadi langkah strategis. Selain tersebar di seluruh desa dan kelurahan, Bhabinkamtibmas memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga lebih mudah melakukan pendekatan, sosialisasi, maupun pendataan warga yang membutuhkan penanganan kesehatan.

 

Keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga memungkinkan proses pelacakan dilakukan lebih cepat dan efektif. Dengan jaringan komunikasi yang telah terbangun hingga tingkat desa, informasi terkait kasus TB Paru dapat segera ditindaklanjuti bersama tenaga kesehatan setempat.

 

Kapolres Kebumen menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Ia menekankan agar para Bhabinkamtibmas yang ditunjuk mampu menjalankan tugas kemanusiaan itu secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Baca Juga :  Pererat Sinergi, Pemuda Pancasila Cilacap Hadiri Dialog "Ngopi Bareng" Kapolresta

 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dr. Aris Eko Sulistyono mengungkapkan, sebelum diterjunkan sebagai tracer, para Bhabinkamtibmas juga menjalani pemeriksaan kesehatan dan skrining TB Paru.

 

Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang bertugas berada dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan kegiatan di lapangan. Selain itu keterlibatan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menekan penyebaran TB Paru di Kabupaten Kebumen sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tuntas.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Apresiasi Warga Ngawi terhadap Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Diduga Ada Praktik Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU Ferry Batulicin, Warga Keluhkan Sulit Mendapat BBM
Warga Resah Dugaan Karaoke dan Miras di Kawasan Wisata Goa Jatijajar, Minta Aparat dan Dinas Terkait Lakukan Pengecekan
Petani Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Geblug saat Dijemput Cucunya
Jeritan 15 Tahun Transmigran Air Balui: Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria, Ombudsman RI Terkesan Tidak Peduli
Ratusan Warga Sayutan Datangi DPRD Magetan, Minta Tambang CV. Persada Tunggal Abadi Ditutup
Bhabinkamtibmas Kedunggalar Monitoring Tanaman Jagung Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi
Akuntabel dan Profesional, Polres Magetan Raih Penghargaan IKPA Sempurna (100) Tahun 2025
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:38 WIB

Bersama Dinkes, Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Dijadikan Petugas Tracer TB Paru, Perkuat Deteksi Dini di Desa

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:33 WIB

Apresiasi Warga Ngawi terhadap Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:38 WIB

Diduga Ada Praktik Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU Ferry Batulicin, Warga Keluhkan Sulit Mendapat BBM

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:18 WIB

Warga Resah Dugaan Karaoke dan Miras di Kawasan Wisata Goa Jatijajar, Minta Aparat dan Dinas Terkait Lakukan Pengecekan

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:28 WIB

Petani Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Geblug saat Dijemput Cucunya

Berita Terbaru