Debit Air Kali Babon Melonjak, Warga Karangroto Gotong Royong Bendung Tanggul Jebol

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Semarang – Debit air di Sungai Kali Babon yang meningkat tajam mengakibatkan tanggul di wilayah Karangroto jebol.

 

Peristiwa tersebut terjadi di tengah tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan hulu dan hilir dalam beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Senin, 16 Februari 2026, warga setempat terlihat bergotong royong melakukan penanganan darurat dengan membendung aliran air menggunakan karung pasir dan material seadanya.

Baca Juga :  Kodim 0709 Kebumen Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Piala Dunia 2026

Upaya ini dilakukan secara swadaya demi mencegah luapan air semakin meluas ke permukiman.

 

Karangroto yang berada di Kecamatan Genuk, Semarang, memang kerap terdampak banjir saat debit sungai meningkat.

 

Namun kali ini, warga menyayangkan belum terlihatnya kehadiran instansi terkait di lokasi kejadian saat tanggul jebol dan air mulai menggenangi area sekitar.

Baca Juga :  Warga Laporkan Dugaan TPPO dan Kekerasan Seksual Anak ke Polres Kebumen

 

Semangat gotong royong masyarakat patut diapresiasi.

 

Dalam kondisi darurat, solidaritas menjadi kekuatan utama.

 

Akan tetapi, penanganan bencana semestinya tidak sepenuhnya dibebankan kepada warga.

 

Peran cepat pemerintah dan dinas teknis sangat dibutuhkan, baik untuk penanganan darurat maupun langkah antisipasi lanjutan.

 

Jebolnya tanggul ini kembali menjadi pengingat bahwa persoalan pengelolaan sungai dan infrastruktur pengendali banjir harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Memahami Posisi Yuridis dan Realisme Geopolitik Atas Polemik Misi Gagal GFS

 

Jangan sampai setiap musim hujan, warga selalu menjadi pihak pertama yang berjibaku, sementara penanganan permanen berjalan lambat.

Kini, masyarakat Karangroto berharap ada respons cepat dari pihak berwenang untuk memperbaiki tanggul secara menyeluruh dan memastikan keselamatan warga ke depan.

 

 

Berita Terkait

Penanganan Kasus Satu Bulan Disorot, Pelaku Kabur ke NTB, Polisi Diam
Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun
Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku
Babinsa Bringin Kawal Distribusi Air Bersih untuk Warga Kenongorejo yang Dilanda Kekeringan
Api Lahap Lahan Tebu di Patihan, Petugas Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas
Dua Kebakaran Lahan Terjadi di Kebumen dalam Sehari, 5,7 Hektare Terdampak
Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare
Polemik Ujaran Kebencian Berkedok Label ‘PENDATANG’ di Kebumen: Terancam UU ITE dan Diskriminasi Ras
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Penanganan Kasus Satu Bulan Disorot, Pelaku Kabur ke NTB, Polisi Diam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Babinsa Bringin Kawal Distribusi Air Bersih untuk Warga Kenongorejo yang Dilanda Kekeringan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Api Lahap Lahan Tebu di Patihan, Petugas Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas

Berita Terbaru