Dekat Kantor Polisi, Miras Bebas Dijual! Ada Apa Dibalik Pembiaran di Gombong?

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Maraknya penjualan minuman keras (miras) di belakang Pasar Gombong, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, menuai sorotan tajam dari warga. Aktivitas yang disebut telah berlangsung puluhan tahun ini dinilai meresahkan, terlebih karena lokasinya berada tidak jauh dari kantor kepolisian setempat.

 

Sejumlah warga mengaku heran lantaran praktik penjualan miras tersebut seolah berjalan tanpa hambatan, meski sudah lama menjadi perhatian masyarakat.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

ON, salah satu warga, membenarkan keberadaan toko miras di lokasi tersebut. Ia menyebut aktivitas itu sudah berlangsung lama dan hingga kini belum ada tindakan tegas dari aparat.

Baca Juga :  Danramil 07/Maos Kapten Inf Jurizal Hadiri Lepas Sambut Kepala Sekolah SMP N 1 Maos

 

“Sangat disayangkan, lokasinya dekat dengan kantor polisi, tapi tidak ada tindakan yang signifikan. Padahal warga sudah lama resah,” ujarnya, Jumat (17/04/2026).

 

Menurutnya, kondisi ini memunculkan kesan adanya pembiaran, karena keluhan masyarakat belum mendapat respon yang jelas dari pihak terkait.

 

“Seolah-olah dibiarkan. Warga sudah sering mengeluh, tapi tidak ada perubahan,” tambahnya.

 

Keluhan serupa disampaikan AI, warga lainnya, yang mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum maupun dinas terkait, khususnya dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Baca Juga :  Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2026, Polres Magetan Siapkan 7 Pos Pengamanan Mudik

 

“Kami mempertanyakan kinerja penegak Perda. Jangan sampai terkesan hanya diam dan menutup mata,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, kondisi di lapangan bertolak belakang dengan harapan masyarakat yang menginginkan lingkungan bersih dari peredaran miras.

 

“Seharusnya daerah ini bisa tertib, tapi kenyataannya penjualan miras masih bebas,” lanjutnya.

 

Sementara itu, dari sisi konsumen, seorang pembeli berinisial KI mengaku tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan miras di lokasi tersebut.

 

“Saya beli biasa saja. Tidak ada razia atau larangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolres Kebumen Salurkan Bantuan untuk Siswa Kurang Mampu di Polsek Sadang

 

Meski demikian, ia mengklaim bahwa konsumsi miras yang dilakukannya tidak sampai menimbulkan gangguan keamanan.

 

“Hanya untuk santai saja, tidak bikin masalah,” katanya.

 

Kondisi ini semakin memperkuat kekhawatiran warga akan lemahnya pengawasan serta potensi dampak sosial yang ditimbulkan dari peredaran miras yang tidak terkendali.

 

Warga berharap aparat kepolisian dan dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan penertiban serta mengambil langkah tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

“Kami minta ada tindakan nyata, bukan sekadar diam,” pungkas warga.

 

(Tim)

 

Berita Terkait

Pengamanan Car Free Night Kebumen Berjalan Kondusif
Perjalanan Harapan Dewi, Polres Kebumen Hadir di Tengah Keterbatasan
Dugaan Kriminalisasi Wartawan di Majalengka: Kades Laporkan Pemberitaan Perselingkuhan, Polisi Dinilai Abai pada UU Pers
Polres Madiun Kota Berduka, Iptu Ahmad Ubaidillah Wafat
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
‎Praktisi Hukum Minta Kapolri Copot Kapolres Rohil dan Kapolda Riau
Patroli Malam Polres Kebumen Cegah Balap Liar
Ratusan Dosen dari 64 Kampus Gelar PKM Kolaborasi di Desa Wisata Kasomalang Kulon
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:06 WIB

Pengamanan Car Free Night Kebumen Berjalan Kondusif

Minggu, 19 April 2026 - 17:03 WIB

Perjalanan Harapan Dewi, Polres Kebumen Hadir di Tengah Keterbatasan

Minggu, 19 April 2026 - 16:52 WIB

Dugaan Kriminalisasi Wartawan di Majalengka: Kades Laporkan Pemberitaan Perselingkuhan, Polisi Dinilai Abai pada UU Pers

Minggu, 19 April 2026 - 08:56 WIB

Polres Madiun Kota Berduka, Iptu Ahmad Ubaidillah Wafat

Sabtu, 18 April 2026 - 21:05 WIB

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Berita Terbaru

Daerah

Pengamanan Car Free Night Kebumen Berjalan Kondusif

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:06 WIB

Daerah

Polres Madiun Kota Berduka, Iptu Ahmad Ubaidillah Wafat

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:56 WIB