Detikdimensi.com Kebumen – Pemerintah Desa (Pemdes) Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren, resmi membuka pendaftaran calon anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa, sejalan dengan program strategis pemerintah pusat.
Pembukaan pendaftaran tersebut dilakukan bertepatan dengan kegiatan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari-Maret 2026 dan sosialisasi kepesertaan koperasi di Balai Desa Banjurpasar. Ratusan warga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap instrumen ekonomi kolektif ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Banjurpasar, Sunarto, menyatakan bahwa kehadiran KDMP diharapkan menjadi solusi aksesibilitas bagi warga, baik untuk pemenuhan kebutuhan pokok, layanan simpan pinjam, maupun pengembangan usaha mikro.
“Pemerintah Desa Banjurpasar membuka pendaftaran calon anggota baru Koperasi Desa Merah Putih. Kami bermaksud mengajukan permohonan untuk menjadi calon anggota KDMP Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren,” terang Sunarto kepada wartawan di sela-sela kegiatan, Kamis (21/5/2026).
Syarat Ringan, Konsep Gotong Royong
Untuk memastikan inklusivitas, Pemdes Banjurpasar merancang mekanisme pendaftaran yang sederhana. Warga cukup menyertakan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan mengisi formulir data diri lengkap.

Sunarto menjelaskan rincian setoran awal yang diperlukan.
“Dengan membawa fotokopi KTP dan setoran pertama anggota baru, yaitu simpanan pokok Rp100 ribu dan simpanan wajib Rp10 ribu, serta mengisi permohonan sesuai data nama dan alamat lengkapnya,” jelasnya.
Simpanan pokok sebesar Rp100 ribu dibayarkan satu kali saat pendaftaran, sedangkan simpanan wajib Rp10 ribu dibayarkan setiap bulan selama menjadi anggota. Dana tersebut akan dikelola sebagai modal operasional koperasi.
Sunarto menekankan bahwa dana tersebut bukan merupakan pungutan liar atau biaya hangus, melainkan investasi anggota.
“Ini bukan pungutan. Uang ini kembali ke anggota dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU) di akhir tahun. Konsepnya gotong royong, dari warga untuk warga,” tegasnya.
Lebih Dari Sekadar Simpan Pinjam
KDMP Desa Banjurpasar dirancang tidak hanya bergantung pada unit usaha simpan pinjam. Koperasi ini juga akan mengelola unit usaha penyediaan sembako, pupuk, pakan ternak, dan kebutuhan harian lainnya.
Strategi pembelian kolektif langsung dari distributor diterapkan untuk menekan harga jual dipasaran.
“Koperasi ini untuk warga. Tujuannya agar ekonomi desa bisa berputar dan saling menguntungkan. Kalau warga beli sembako di koperasi, keuntungannya kembali lagi ke warga lewat SHU,” kata Sunarto.
Dengan skema ini, warga diharapkan dapat menghemat pengeluaran rumah tangga karena harga barang di koperasi diupayakan lebih kompetitif dibandingkan harga pasar tradisional.
Membedakan Bantuan Sosial dan Pemberdayaan
Dalam kesempatan yang sama, Pemdes Banjurpasar juga menyalurkan bantuan pangan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk alokasi Februari-Maret 2026. Penyaluran dilakukan secara tertib under pengawasan perangkat desa.
Sunarto memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan edukasi mengenai perbedaan mendasar antara bantuan sosial (bansos) dan koperasi.
“Di hari yang sama kami juga menyalurkan bantuan pangan sekaligus sosialisasi kepesertaan anggota koperasi,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa bansos bersifat sementara dan eksklusif bagi warga terdata, sedangkan koperasi terbuka bagi seluruh warga yang ingin mandiri secara ekonomi.
“Bantuan itu jaring pengaman. Kalau koperasi ini jalan jangka panjangnya. Kami ingin warga naik kelas, tidak hanya bergantung pada bantuan,” ujarnya.
Transparansi dan Partisipasi Warga Kunci Keberhasilan
Sunarto optimistis KDMP Banjurpasar dapat menjadi tulang punggung ekonomi desa jika dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Ia mengajak warga yang telah mendaftar untuk aktif berpartisipasi.
“Kami ingin koperasi ini hidup dan berkembang. Jangan sampai hanya jadi nama di atas kertas. Butuh partisipasi aktif dari warga agar KDMP benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.
Untuk menjamin kepercayaan publik, pengurus koperasi akan dibentuk dari unsur warga yang memiliki integritas dan kompetensi di bidang usaha serta keuangan, melalui mekanisme musyawarah desa.
Informasi Pendaftaran
Bagi warga Desa Banjurpasar yang berminat, pendaftaran dibuka mulai hari ini di Kantor Desa Banjurpasar pada jam kerja pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Petugas desa siap memberikan pendampingan teknis bagi warga yang membutuhkan bantuan pengisian formulir.
“Kami buka pintu selebar-lebarnya. Yang mau tanya-tanya dulu juga silakan datang ke balai desa. Kami jelaskan sampai paham,” tutup Sunarto.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan keterangan resmi Kepala Desa Banjurpasar dan observasi lapangan. Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan keterbukaan informasi. Masyarakat dapat mengakses laporan keuangan dan perkembangan KDMP melalui kanal informasi resmi Pemerintah Desa Banjurpasar.
(TIM)








