Maknai Idul Adha 1447 H, Rumah Tahfiz zawiyah sakinah Gelar Pemotongan 11 Hewan Qurban 

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Wujudkan Kepedulian Sosial dan Semangat Pengorbanan. Yayasan zawiyah sakinah di Hari Idul Adha 1447 H/2026 gelar pemotongan hewan qurban. Bertempat Rumah Tahfiz quran zawiyah sakinah

Yayasan melaksanakan kegiatan pemotongan hewan qurban sebagai bentuk ibadah sekaligus wujud kepedulian sosial kepada masyarakat desa Jati rata

 

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan dengan dipimpin langsung Ust,Muhamad Yusron di didampingi santri dan warga dukuh golongan desa jatirata.

 

Acara di hadiri warga Rt 02/ 1 ds jatirata. Pemuda pemudi zawiyah sakinah.Wali santri TPQ Zawiyah sakinah.Masyarakat desa setempat.

 

Pada momentum Idul Adha tahun ini, Rumah tahfiz qur’an zawiyah sakinah melaksanakan pemotongan sebanyak 10 hewan ekor kambing. Hewan-hewan qurban tersebut merupakan bentuk keikhlasan dan kebersamaan meneladani nilai pengorbanan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Baca Juga :  Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Adat Rumpun Bokko Pento Tolak Aktivitas Tambang PT. BDW di Tetenona–Sampala

 

Waktu di temui awak media Ust Muhamad Yusron menyampaikan bahwa kegiatan qurban tahun ini mengangkat tema “Idul Adha meningkatkan iman dan takwa, rela berkorban dan kepedulian sosial ”

 

Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat bahwa tugas Ustadz mengajak semua santri wali santri dan masyarakat berbuat baik . namun juga harus mampu hadir memberikan manfaat serta kepedulian nyata kepada masyarakat sekitar.

 

“Pada kegiatan qurban tahun ini,Rumah Tahfiz membagikan sebanyak 2.50 paket daging qurban yang nantinya akan dibagikan kepada seluruh masyarakat yang sebelumnya telah didata oleh masing-masing Panitia

 

Pembagian daging qurban tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat serta menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara Rumah tahfiz dengan masyarakat, khususnya di wilayah desa Jatirata.

Baca Juga :  Dari Anak Desa ke Kursi Notaris: Eko Yulianto S.H., M.Kn., Putra Kebumen Buktikan Mimpi Besar Tak Kenal Latar Belakang

 

Sementara itu dalam sambutan Ustadz Muhamad Yusron menyampaikan rasa syukur karena Di amanahi sebagai tempat, dan kesempatan untuk melaksanakan ibadah qurban di tahun ini.

 

Ustadz M Yusron menuturkan bahwa qurban bukan hanya sekadar kegiatan penyembelihan hewan, namun memiliki makna mendalam tentang pengorbanan, keikhlasan, kepatuhan, dan kepedulian terhadap sesama.

 

“Qurban merupakan bentuk pengorbanan dan keikhlasan dalam meneladani apa yang telah dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Nilai-nilai tersebut harus mampu kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas Ungkap Ustadz M Yusron

 

Lebih lanjut ustadz menekankan bahwa Rumah tahfiz dituntut untuk menjadi pelopor masyarakat yang mampu hadir di tengah masyarakat dengan penuh keihlasan ketulusan, serta semangat membantu sesama tanpa pamrih.

Baca Juga :  Kapolres Kebumen Silaturahmi dengan HNSI, Bahas Stabilitas Kamtibmas Pesisir

 

“Sebagai Rumah tahfiz harus bisa membawa masyarakat tau agama menjadi pribadi yang berguna bagi lingkungan sekitar, memberikan rasa aman, membantu masyarakat, serta memajukan masyarakat tentang agama ,” tambahnya.

 

Momentum Idul Adha ini juga disebut ustadz sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai solidaritas, kepedulian sosial, dan rasa kebersamaan di lingkungan Dukuh Golongan desa Jatirata maupun dengan masyarakat sekitarnya

 

Di akhir sambutannya, ustadz berharap seluruh kegiatan ini senantiasa diberikan kemudahan, perlindungan, serta keberkahan

 

Kegiatan pemotongan hewan qurban juga menjadi simbol kuat bahwa Rumah tahfiz hadir untuk mencerdaskan anak tentang akhlak agama namun juga sebagai bagian dari masyarakat yang terus menumbuhkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

(TIM/RED)

Berita Terkait

Warga Grobogan Tiba-Tiba Roboh Saat Hendak Naik Motor, Meninggal Dunia Diduga Akibat Serangan Jantung
386 Unit SPPG di Jawa Tengah Dihentikan Operasionalnya Akibat Belum Penuhi Standar IPAL
Desa Bulu Jadi Pelopor PTSL Sesuai Regulasi, Biaya Administrasi Hanya Rp150 Ribu
Sang Agus Wartawan Magetan Akan Mengikuti Petandingan Maboox (Magetan Boxing) Shadok Jotosh di “GOR” Ki Mageti
Kapolres Ngawi Pimpin Sertijab dan Pengukuhan Kapolsek
Myesha Rayakan Ulang Tahun Bersama Polisi, Diajak Keliling Kota Naik Mobil Patroli
Wilson Lalengke: Jangan Lindungi Pelaku! Kapolres Mukomuko Wajib Awasi Tegas Perkara Dugaan Persetubuhan Anak
Kepemimpinan Badan Gizi Nasional: Antara Harapan Publik dan Tuntutan Reformasi
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:35 WIB

Warga Grobogan Tiba-Tiba Roboh Saat Hendak Naik Motor, Meninggal Dunia Diduga Akibat Serangan Jantung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:27 WIB

386 Unit SPPG di Jawa Tengah Dihentikan Operasionalnya Akibat Belum Penuhi Standar IPAL

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:43 WIB

Desa Bulu Jadi Pelopor PTSL Sesuai Regulasi, Biaya Administrasi Hanya Rp150 Ribu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:16 WIB

Sang Agus Wartawan Magetan Akan Mengikuti Petandingan Maboox (Magetan Boxing) Shadok Jotosh di “GOR” Ki Mageti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Kapolres Ngawi Pimpin Sertijab dan Pengukuhan Kapolsek

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Ngawi Pimpin Sertijab dan Pengukuhan Kapolsek

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB