PPWI dan GIBAS Desak Plt Bupati Cilacap Segera Demosi Pejabat Terkait Kasus KPK

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Cilacap – Gelombang tuntutan agar Pemerintah Kabupaten Cilacap melakukan pembersihan birokrasi pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati nonaktif terus menguat.

 

Setelah Ormas GIBAS Resort Cilacap melayangkan surat permohonan rekomendasi demosi ke KPK, dukungan serupa kini muncul dari kalangan pers dan pegiat kontrol sosial.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mulyadi Tanjung, yang akrab disapa Buyung, anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), memberikan pernyataan tegas mendukung langkah yang diambil oleh Ketua GIBAS Cilacap, Bambang Purwanto. Menurutnya, langkah berani harus segera diambil oleh pucuk pimpinan daerah saat ini demi menyelamatkan wibawa pemerintahan.

Baca Juga :  Kasi Humas Polres Tapin Dilaporkan ke Propam, Polemik Identitas Wartawan Jadi Sorotan

 

Senada dengan aspirasi GIBAS, Buyung menekankan bahwa integritas birokrasi adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Ia menilai keberadaan pejabat yang sedang dalam pemeriksaan penyidik KPK dapat menghambat kinerja pelayanan publik dan merusak kepercayaan masyarakat.

 

“Sebaiknya Plt Bupati Cilacap segera mengambil langkah konkret dengan melakukan demosi jabatan terhadap para pejabat yang saat ini sedang diperiksa oleh penyidik KPK. Ini bukan sekadar hukuman administratif, melainkan langkah penting untuk menjaga pakta integritas dan marwah Pemerintah Kabupaten Cilacap,” ujar Buyung.

Baca Juga :  Ratusan Kicau Mania dari Berbagai Daerah Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 di Magetan

 

Lebih lanjut, Buyung menjelaskan bahwa langkah demosi atau penonaktifan sementara ini sangat penting agar para pejabat yang bersangkutan dapat fokus pada proses hukum yang berjalan, tanpa mengganggu jalannya roda pemerintahan.

 

“Kita tidak ingin birokrasi kita tersandera oleh permasalahan hukum individu. Plt Bupati memiliki kewenangan untuk memastikan bahwa kabinet yang dipimpinnya bersih dari segala bentuk beban moral maupun hukum.

 

Ini adalah momentum untuk membuktikan bahwa Pemkab Cilacap serius dalam semangat pemberantasan korupsi,” tambahnya.

Baca Juga :  Malam Ini, Walikota Palu Buka Turnamen Mini Soccer Hadianto Rasyid Cup Nambo Bosa di Banggai

 

Langkah PPWI dan GIBAS ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara organisasi pers dan ormas dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di wilayah Cilacap.

 

Keduanya sepakat bahwa pembenahan struktural pasca OTT KPK adalah syarat mutlak agar tata kelola pemerintahan kembali sehat dan transparan.

 

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat luas masih menunggu respons resmi dari pihak Pendopo Kabupaten Cilacap terkait usulan demosi pejabat yang santer disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat tersebut.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!
Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?
Lawan Kriminalisasi Ko Ilma Fiela Sari, Koalisi Organisasi Perempuan Mengadu ke Komnas Perempuan
Babinsa Koramil 10/Sine dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Ploso Kerep
Desa Trimulyo Menatap Masa Depan: Among Pribadi Siap Lanjutkan Pengabdian Periode Kedua
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:42 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?

Berita Terbaru