Proyek Preservasi Jalan Kalijeruk-Sarwadadi Capai Progres 50%, Warga Setempat Ikut Dilibatkan

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Cilacap – Transparansi dan kualitas menjadi prioritas dalam proyek infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Cilacap. Berdasarkan papan informasi proyek di lapangan, kegiatan Preservasi Jalan Kalijeruk – Sarwadadi saat ini tengah berjalan dengan alokasi anggaran APBN mencapai lebih dari Rp15,7 miliar.

 

Proyek strategis ini berada di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DI Yogyakarta.

 

Pekerjaan ini menggunakan konstruksi rigid beton dengan mutu FS 3,8 MPa. Secara teknis, jalan ini dibangun sepanjang kurang lebih 3.000 meter dengan lebar 5,5 meter dan ketebalan beton 20 cm, yang didukung lapisan Lean Concrete (LC) di atas Lapisan Pondasi Atas (LPA) setebal 10 cm.

 

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa Demo di Puspem Kota Tangerang, Menuntut Walikota dan Wakil Menindak Sanksi Tegas Terhadap PT. Esa Jaya Putra Brand DOMDAS

Tegar, selaku Koordinator Lapangan dari PT. Harya Dewa, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai kisaran 50%. Kondisi di lapangan terpantau aman dan kondusif.

 

“Kami optimis pengerjaan dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak, selama tidak terkendala oleh faktor cuaca yang ekstrem,” ujar Tegar saat memberikan keterangan di lokasi proyek.

 

Selain fokus pada infrastruktur, proyek ini juga membawa dampak ekonomi langsung bagi penduduk sekitar.

Baca Juga :  Polres Ngawi Amankan Perayaan Kamis Putih, Ibadah Berlangsung Khidmat

 

Masyarakat setempat memberikan apresiasi positif karena pihak kontraktor melibatkan warga lokal sebagai tenaga kerja non-skill.

 

Warga menilai kualitas pekerjaan sejauh ini cukup memuaskan, terlihat dari kerapian hasil pengecoran serta kekokohan beton yang digunakan.

 

Pelibatan masyarakat ini dinilai sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan terdampak.

 

(BUYUNG/RED)

Berita Terkait

Bersama Dinkes, Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Dijadikan Petugas Tracer TB Paru, Perkuat Deteksi Dini di Desa
Apresiasi Warga Ngawi terhadap Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Warga Resah Dugaan Karaoke dan Miras di Kawasan Wisata Goa Jatijajar, Minta Aparat dan Dinas Terkait Lakukan Pengecekan
Petani Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Geblug saat Dijemput Cucunya
Jeritan 15 Tahun Transmigran Air Balui: Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria, Ombudsman RI Terkesan Tidak Peduli
Bhabinkamtibmas Kedunggalar Monitoring Tanaman Jagung Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi
Akuntabel dan Profesional, Polres Magetan Raih Penghargaan IKPA Sempurna (100) Tahun 2025
Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Warung dan Toko Kelontong di Buluspesantren, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:38 WIB

Bersama Dinkes, Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Dijadikan Petugas Tracer TB Paru, Perkuat Deteksi Dini di Desa

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:33 WIB

Apresiasi Warga Ngawi terhadap Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:18 WIB

Warga Resah Dugaan Karaoke dan Miras di Kawasan Wisata Goa Jatijajar, Minta Aparat dan Dinas Terkait Lakukan Pengecekan

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:28 WIB

Petani Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Geblug saat Dijemput Cucunya

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:03 WIB

Bhabinkamtibmas Kedunggalar Monitoring Tanaman Jagung Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi

Berita Terbaru