Situasi Memanas, Aktivitas Tambang Galian C Sayutan Dihentikan, Dua Alat Berat Diamankan Polisi

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Magetan – Ketegangan terkait aktivitas tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, mencapai puncaknya. Ratusan warga yang sejak awal menolak keberadaan tambang tersebut mendesak penghentian total aktivitas penambangan serta meminta seluruh alat berat dipindahkan dari lokasi.

 

Meningkatnya eskalasi di lapangan membuat aparat kepolisian mengambil langkah pengamanan. Pada, Jumat (5/6/2026), Dua unit alat berat yang berada di area tambang dievakuasi dan diamankan ke Mapolres Magetan dengan pengawalan ketat guna mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.

 

Perwakilan warga, Dakun, mengatakan masyarakat sebenarnya telah berupaya menahan diri sambil menunggu keputusan dari pihak-pihak terkait. Namun hingga kini belum ada kepastian yang dianggap mampu menjawab tuntutan warga.

 

“Kondisi sudah panas. Warga sebenarnya sudah menunggu dan bersabar, tetapi sampai sekarang belum ada keputusan yang jelas. Dari pagi menunggu hasil, ternyata belum ada kepastian,” ujar Dakun.

 

Di tengah meningkatnya ketegangan, aparat kepolisian bersama sejumlah pihak melakukan mediasi di lokasi. Salah satu langkah yang disepakati adalah penghentian sementara aktivitas tambang disertai pengamanan alat berat keluar dari area penambangan.

Baca Juga :  Polres Kebumen Silaturahmi ke Panti Asuhan Asih Pejagoan, Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

 

Kanit Pidsus Satreskrim Polres Magetan, IPTU Dedy Norrawan, menegaskan bahwa pengamanan alat berat tersebut bukan bagian dari proses hukum.

 

“Polres Magetan tidak melakukan penyitaan maupun penegakan hukum karena tidak ditemukan tindak pidana. Langkah yang kami lakukan murni dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” terangnya.

Baca Juga :  Polres Kebumen Gelar Apel Kesiapsiagaan, 600 Personel Disiagakan Jelang Hari Buruh

 

Ia menjelaskan, keputusan memindahkan alat berat diambil setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Selain itu, langkah tersebut juga selaras dengan aspirasi mayoritas warga serta kebijakan yang telah disampaikan DPRD Kabupaten Magetan.

 

“Tujuan utamanya adalah menjaga situasi tetap kondusif. Semua langkah yang kami ambil telah melalui berbagai pertimbangan, baik dari sisi hukum maupun keamanan,” pungkasnya.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Kapolres Madiun Kota Resmikan Mushola An-Nugraha dan Sejumlah Ruangan Polsek Taman
Cegah Kebakaran Hutan, Polres Kebumen dan Perhutani Pasang Papan Peringatan di Karanggayam
Polwan Polres Ngawi Edukasi Santri, Cegah Kekerasan Seksual
Jembatan Garuda Merah Putih Rampung, Warga Desa Cantel Kini Bisa Tersenyum Bahagia
Warga Ambal Laporkan Akun Tiktok “NR” ke Polres Kebumen, Dugaan Cemarkan Nama Baik Lewat Tuduhan Pemerasan
Babinsa Rejomulyo Ajak Linmas dan Warga Rawat Kampung Tematik agar Tetap Nyaman
LSM LIRA Desak Presiden Evaluasi Pejabat yang Diduga Menghambat Perizinan PSN di Magelang: Tim Investigasi Ungkap Sejumlah Indikasi Dugaan Pelanggaran Hukum
Nyawa Hilang 3 Tahun Lalu: Keadilan untuk Aralle Masih Tersembunyi, Polda Sulbar tak Mampu Tuntaskan!
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Kapolres Madiun Kota Resmikan Mushola An-Nugraha dan Sejumlah Ruangan Polsek Taman

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Cegah Kebakaran Hutan, Polres Kebumen dan Perhutani Pasang Papan Peringatan di Karanggayam

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Polwan Polres Ngawi Edukasi Santri, Cegah Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih Rampung, Warga Desa Cantel Kini Bisa Tersenyum Bahagia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Warga Ambal Laporkan Akun Tiktok “NR” ke Polres Kebumen, Dugaan Cemarkan Nama Baik Lewat Tuduhan Pemerasan

Berita Terbaru

Daerah

Polwan Polres Ngawi Edukasi Santri, Cegah Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:48 WIB