Studi Lingkungan Sespimmen Polri Dikreg ke-67 di Polres Madiun Bahas Penguatan UMKM dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Madiun – Polres Madiun menjadi lokasi pelaksanaan Studi Lingkungan Organizational Health Audit (OHA) dan Environmental Scanning (ES) dalam rangka Management Training Course (MTC) Level III Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Tahun Anggaran 2026, Kamis (13/8/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Tantya Sudhirajati Polres Madiun sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67. Hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Poklat III Lemdiklat Sespim, Brigjen Pol Muhammad Firman, S.I.K., M.Si., Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si., beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun, PJU Polres Madiun, dan sejumlah pejabat terkait.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Studi lingkungan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran peserta didik untuk meningkatkan kemampuan dalam menganalisis kesehatan organisasi sekaligus memetakan kondisi lingkungan strategis yang berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.

 

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Muhammad Firman, S.I.K., M.Si., menekankan bahwa kegiatan OHA dan ES merupakan sarana pembelajaran langsung bagi peserta didik untuk memahami kompleksitas persoalan di lapangan.

Baca Juga :  Korban Tenggelam di Sungai Desa Gunungsari Berhasil Ditemukan, Kapolsek Sawahan Pimpin Langsung Proses Pencarian

 

Menurutnya, peserta didik tidak hanya dituntut mampu mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan secara konseptual, tetapi juga harus mampu merumuskan solusi yang aplikatif, terukur, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

 

“Hasil studi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan tugas pokok Polri, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan, energi, serta pengembangan ekonomi yang produktif dan inklusif,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., menyambut baik pelaksanaan Studi Lingkungan di wilayah hukum Polres Madiun. Ia berharap para peserta didik dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai sarana memperluas wawasan serta menambah pengalaman.

 

Kapolres juga mendorong peserta didik untuk menggali berbagai informasi mengenai dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mempelajari pengalaman jajaran Polres Madiun dalam menjaga situasi keamanan dan mendukung perkembangan ekonomi masyarakat.

 

“Pengalaman dan informasi yang diperoleh selama studi agar dapat menjadi bahan pembelajaran dalam memahami dinamika kamtibmas dan perkembangan wilayah. Hal tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik dalam menjalankan tugas kepemimpinan di masa mendatang, khususnya ketika dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres,” kata AKBP Ridwan Maliki.

Baca Juga :  Polres Magetan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026, Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan Nasional

 

Ia menambahkan, sinergisitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si., memaparkan sejumlah potensi dan kondisi pembangunan daerah. Kabupaten Madiun saat ini memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 75,47, dengan angka kemiskinan 10,48 persen yang ditargetkan dapat ditekan hingga di bawah 10 persen pada 2026.

 

Kabupaten Madiun juga merupakan salah satu daerah penyangga beras di Jawa Timur dan masuk dalam 10 besar daerah dengan produksi beras terbesar. Selain sektor pertanian, daerah ini memiliki sejumlah komoditas unggulan, antara lain porang, Kopi Robusta Kare, cokelat, serta durian Kawuk.

 

Porang telah didukung dua pabrik pengolahan, sementara Kopi Robusta Kare memiliki sejarah perkebunan sejak sekitar tahun 1880. Produk olahan cokelat asal Kabupaten Madiun juga telah dipasarkan di sejumlah jaringan supermarket.

Baca Juga :  Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ngawi Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

 

Adapun Durian Kawuk saat ini tengah menjalani proses verifikasi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai salah satu varietas unggulan daerah. Pengembangan berbagai komoditas tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Setelah rangkaian pembukaan dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) antara peserta didik Sespimmen Polri dengan para undangan eksternal. Diskusi tersebut menjadi ruang bertukar informasi dan pengalaman mengenai kondisi wilayah, pemberdayaan UMKM, pengembangan potensi ekonomi daerah, serta peran kepolisian dalam mendukung pembangunan masyarakat.

 

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat, foto bersama, dan pemberian bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian serta pengabdian kepada masyarakat.

 

Kegiatan Studi Lingkungan OHA dan ES Management Training Course Level III Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Tahun Anggaran 2026 di Polres Madiun berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Penanganan Kasus Satu Bulan Disorot, Pelaku Kabur ke NTB, Polisi Diam
AKBP Rachmad C. Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama ke Klaten
Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun
Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Digelar Tiga Hari, Polres Kebumen Perkuat Kesiapan Personel
Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Topik Utama, Polres Blora Gandeng RPPAI Pusat
Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku
Babinsa Bringin Kawal Distribusi Air Bersih untuk Warga Kenongorejo yang Dilanda Kekeringan
Api Lahap Lahan Tebu di Patihan, Petugas Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Penanganan Kasus Satu Bulan Disorot, Pelaku Kabur ke NTB, Polisi Diam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:17 WIB

AKBP Rachmad C. Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama ke Klaten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Digelar Tiga Hari, Polres Kebumen Perkuat Kesiapan Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku

Berita Terbaru