Warga Grobogan Tiba-Tiba Roboh Saat Hendak Naik Motor, Meninggal Dunia Diduga Akibat Serangan Jantung

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Grobogan – Warga Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, dikejutkan dengan peristiwa meninggal mendadak seorang pria berusia 61 tahun pada Jumat (29/5/2026) pagi. Korban diketahui bernama Ngadiman, seorang wiraswasta yang sehari-hari tinggal di Desa Rejosari.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum kejadian, korban sempat mendatangi sebuah warung untuk menitipkan dagangan berupa kerupuk. Setelah itu, korban terlihat berbincang dengan warga sekitar dalam kondisi normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami gangguan kesehatan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun, saat hendak berjalan menuju sepeda motornya yang terparkir di depan warung, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri. Warga yang berada di lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan serta melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa.

Baca Juga :  Polres Kebumen Ungkap Kasus Tawuran Pelajar, Lima Anak Diamankan

 

Salah seorang saksi menyebut korban roboh secara mendadak tanpa adanya benturan maupun interaksi dengan orang lain. Warga yang mendekat mendapati korban sudah tidak merespons saat dipanggil.

 

Mendapat laporan dari masyarakat, perangkat desa segera berkoordinasi dengan petugas kepolisian dan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat. Tim medis yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

 

Dari hasil pemeriksaan luar, petugas medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ditemukan luka akibat benda tajam, benda tumpul, maupun indikasi lain yang mengarah pada tindak kriminal.

Baca Juga :  Rumah Warga Ngrambe Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik, Polisi Ngawi Lakukan Penyelidikan

 

Kepala Desa Rejosari menyampaikan bahwa berdasarkan informasi awal serta hasil pemeriksaan petugas kesehatan, korban diduga meninggal dunia akibat gangguan kesehatan yang terjadi secara mendadak.

 

“Pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban mengalami gangguan kesehatan yang menyebabkan meninggal dunia secara mendadak,” ujarnya.

 

Sementara itu, pihak kepolisian yang melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian memastikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Keterangan sejumlah saksi serta hasil pemeriksaan awal menguatkan bahwa kejadian tersebut merupakan kematian yang diduga terjadi akibat faktor kesehatan.

Baca Juga :  Polisi Ngawi Patroli Harkamtibmas, Situasi Karangjati Tetap Kondusif

 

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung atau gangguan kesehatan lainnya, untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas.

 

Pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada warga, perangkat desa, tenaga kesehatan, serta aparat kepolisian yang telah membantu proses penanganan kejadian dengan cepat dan humanis.

 

(Tim)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Gugatan Rp100 Juta, Masa Depan Anak dan Kepastian Status Pendidikan yang Menjadi Persoalan
Pengaduan Dugaan Penghinaan ke Siber Polda Jateng, Korban: Desak Segera ada Kepastian Hukum
Sinergi Membangun Ngawi, Dandim Ngawi dan Bupati Bahas Ketahanan Pangan serta Pembangunan
Tanpa Kepastian Perbaikan Pemkab, Warga Desa Medono Gotong Royong Benahi Jalan Alternatif Kaliwiro-Wadaslintang
Jaga Anak Tetap Sehat, Babinsa Dampingi BIAS di SDN 01 Kepet
Peringatan HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest Meriahkan Alun-Alun Wonosobo, Dihadiri Tokoh-Tokoh Nasional
Polisi Tindak 13 Pengendara dalam Patroli Malam Minggu di Kebumen, 10 Motor Pakai Knalpot Brong
Gotong Royong, Babinsa Pitu dan Warga Bangun Jembatan Garuda di Desa Cantel
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Bukan Sekadar Gugatan Rp100 Juta, Masa Depan Anak dan Kepastian Status Pendidikan yang Menjadi Persoalan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Pengaduan Dugaan Penghinaan ke Siber Polda Jateng, Korban: Desak Segera ada Kepastian Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Sinergi Membangun Ngawi, Dandim Ngawi dan Bupati Bahas Ketahanan Pangan serta Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Tanpa Kepastian Perbaikan Pemkab, Warga Desa Medono Gotong Royong Benahi Jalan Alternatif Kaliwiro-Wadaslintang

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Jaga Anak Tetap Sehat, Babinsa Dampingi BIAS di SDN 01 Kepet

Berita Terbaru