Warga Resah! Miras Oplosan Diduga Dijual Bebas di Samping SMAN 1 Gombong

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Warga Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, mengeluhkan dugaan maraknya penjualan minuman keras (miras) oplosan yang dijual bebas di Jalan Sempor Lama, tepat di samping selatan SMAN 1 Gombong. Keberadaan lapak tersebut dinilai meresahkan karena lokasinya yang sangat dekat dengan lingkungan sekolah.

 

Sejumlah warga menyebut aktivitas penjualan miras itu telah berlangsung cukup lama dan terkesan berjalan tanpa adanya penindakan dari pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Aktivitas Disebut Sudah Lama Berlangsung

 

SL, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa penjualan miras di lokasi tersebut ramai pembeli setiap harinya.

Baca Juga :  Menimbang “Pertumbuhan Memiskinkan” di Morowali Utara: Antara Realitas Empiris dan Agenda Perbaikan Tata Kelola

 

“Pembeli sangat ramai, tapi tidak diminum di tempat. Sudah lama berlangsung, namun belum ada tindakan,” ujarnya, Kamis (16/04/2026).

 

Menurutnya, kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait pengawasan dari aparat maupun dinas terkait.

 

Remaja Diduga Ikut Membeli

 

Kekhawatiran warga semakin meningkat setelah beberapa kali melihat remaja yang diduga masih di bawah umur membeli miras di lokasi tersebut.

 

“Saya sudah beberapa kali melihat anak-anak remaja membeli miras di sini. Mereka seolah tidak takut,” kata SL.

Baca Juga :  Dinilai Meresahkan, Polisi Diminta Razia Matel di Wilayah Kalideres

 

Hal ini dinilai berpotensi merusak generasi muda, terlebih lokasi penjualan berada di dekat sekolah menengah atas.

 

Dikhawatirkan Picu Gangguan Kamtibmas

 

Warga lainnya, ON, menyebut peredaran miras oplosan dapat memicu berbagai tindak kriminal seperti perkelahian hingga pencurian.

 

“Kami khawatir jika ini dibiarkan, bisa memicu kejahatan. Apalagi banyak remaja yang tahu lokasi ini,” ungkapnya.

 

Warga Desak Aparat Bertindak

 

NN, warga lainnya, meminta aparat kepolisian dan pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan penjualan miras tersebut.

Baca Juga :  Korban Penganiayaan Laporkan Ketua RW 02 Tegal Alur

 

“Kami berharap ada tindakan tegas. Jangan sampai anak-anak remaja menjadi korban,” tegasnya.

 

Harapan Warga: Lingkungan Aman untuk Pelajar

 

Warga berharap lingkungan sekitar sekolah dapat kembali aman dan kondusif bagi para pelajar. Mereka mendesak adanya pengawasan lebih ketat serta penindakan terhadap peredaran miras oplosan jika terbukti melanggar aturan.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan aktivitas penjualan miras tersebut.

 

(TIM)

Berita Terkait

Dugaan Kriminalisasi Wartawan di Majalengka: Kades Laporkan Pemberitaan Perselingkuhan, Polisi Dinilai Abai pada UU Pers
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
‎Praktisi Hukum Minta Kapolri Copot Kapolres Rohil dan Kapolda Riau
Patroli Malam Polres Kebumen Cegah Balap Liar
Ratusan Dosen dari 64 Kampus Gelar PKM Kolaborasi di Desa Wisata Kasomalang Kulon
Smart Village Madina Disorot, Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2023 Masih Sisakan Pertanyaan Publik
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”, Ancam Demo Lanjutan
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:52 WIB

Dugaan Kriminalisasi Wartawan di Majalengka: Kades Laporkan Pemberitaan Perselingkuhan, Polisi Dinilai Abai pada UU Pers

Sabtu, 18 April 2026 - 21:05 WIB

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Sabtu, 18 April 2026 - 18:00 WIB

Patroli Malam Polres Kebumen Cegah Balap Liar

Sabtu, 18 April 2026 - 17:54 WIB

Ratusan Dosen dari 64 Kampus Gelar PKM Kolaborasi di Desa Wisata Kasomalang Kulon

Sabtu, 18 April 2026 - 14:33 WIB

Smart Village Madina Disorot, Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2023 Masih Sisakan Pertanyaan Publik

Berita Terbaru

Daerah

Pengamanan Car Free Night Kebumen Berjalan Kondusif

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:06 WIB

Daerah

Polres Madiun Kota Berduka, Iptu Ahmad Ubaidillah Wafat

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:56 WIB