Jembatan Penghubung Makam dan Cagar Budaya di Sempor Ambruk, Polres Kebumen: Sementara Tidak Bisa Dilewati 

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Kebumen — Jembatan penghubung antara Makam Desa Pekuncen dan Cagar Budaya Banyak Wide di Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, ambruk pada Kamis petang, 26 Februari 2026.

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengatakan jembatan yang rusak memiliki panjang sekitar 4 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 4 meter.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kondisi bangunan sudah lama dan sebagian material mengalami pelapukan. Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan juga cukup tinggi sehingga mempercepat abrasi dari aliran irigasi Watu Barut,” ujar AKBP Putu, Jumat, 27 November 2026.

Baca Juga :  Mafia Hukum dan Kriminalisasi Faisal: Potret Hitam Penegakan Keadilan di Polda Metro Jaya

 

Laporan pertama diterima dari Sekretaris Desa Pekuncen, Eko Prasetyo, pada pukul 18.15 WIB melalui grup WhatsApp Sempor Siaga. Informasi awal diperoleh dari dua warga setempat yang melihat langsung kondisi jembatan sesaat setelah ambles.

 

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Sempor AKP Wiyono bersama petugas Polsek, perangkat desa dan instansi terkait segera mendatangi lokasi. Hasil asesmen awal menunjukkan kerusakan cukup signifikan pada bagian badan jembatan.

Baca Juga :  Polres Malang Musnahkan Arena Sabung Ayam Tersembunyi di Sumberpucung

 

Struktur yang lapuk tak lagi mampu menahan tekanan air dan beban tanah di sekitarnya. Akses jalan penghubung sementara ditutup demi keselamatan warga.

 

Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 50 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Polsek Sempor sementara memasang tanda penutup, agar warga tidak melintas pada jembatan itu yang berpotensi kecelakaan.

Baca Juga :  Kejari vs Inspektorat Purworejo Soal Dugaan Pungli SMPN 3, Publik Soroti Perbedaan Pernyataan

 

Pemerintah Desa Pekuncen telah melaporkan hasil asesmen kepada Kecamatan Sempor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Sosial Kabupaten Kebumen untuk penanganan lanjutan. Rencana kerja bakti bersama warga dijadwalkan pada waktu dekat, sebagai langkah awal penanganan darurat.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

 

(SND)

Berita Terkait

Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan
Klirong Geger: Warga Tuntut Usut Tuntas, Takut Pelaku “Beli” Keadilan atas Kekerasan Seksual Anak
Panen Jagung Bersama Petani, Polsek Paron Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan di Ngawi
Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru
17 Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Jalani Latihan Kerja di Polres Kebumen
Sengketa Tanah di Rote Ndao: Seruan Moral untuk Keadilan dan Pelayanan Publik
Unit PPA Polres Kebumen Menang Praperadilan, Masyarakat Apresiasi Profesionalisme Penyidik
Polisi Hadir di Tengah Petani, Wujud Dukungan untuk Ketahanan Pangan Nasional
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:04 WIB

Klirong Geger: Warga Tuntut Usut Tuntas, Takut Pelaku “Beli” Keadilan atas Kekerasan Seksual Anak

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:53 WIB

Panen Jagung Bersama Petani, Polsek Paron Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan di Ngawi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:51 WIB

Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:04 WIB

17 Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Jalani Latihan Kerja di Polres Kebumen

Berita Terbaru